Film Orang Ikan Hadirkan Monster Klasik dan Sejarah Perang Dunia dari Asia Tenggara

AKURAT.CO Rumah produksi Gorylah Pictures, berkerjasama dengan Zhao Wei Films dari Singapore dan Infinite Studio dari Indonesia.
Disutradarai dan ditulis oleh Mike Wiluan, Film Orang Ikan menyatukan mitologi lokal, kisah sejarah, dan elemen sinematik monster klasik dalam satu pengalaman sinema yang segar dan menggugah secara visual maupun emosional.
"Orang Ikan bukan hanya film horor. Ini adalah upaya untuk membawa mitologi Indonesia ke layar lebar dan memperkenalkannya ke penonton global," ujar Mike Wiluan, Senin (7/7/2025) malam di Thamrin, Jakarta.
Film Orang Ikan merupakan film horor aksi yang memadukan kisah sejarah dan mitologi lokal dengan sinema monster klasik.
Berlatar belakang Perang Dunia II, Film Orang Ikan mengisahkan seorang tentara Jepang dan tawanan perang Inggris yang terdampar di pulau terpencil dan harus berhadapan dengan makhluk ganas.
Film mitologi "Orang Ikan" terinspirasi dari cerita rakyat Melayu dan film klasik "Creature from the Black Lagoon."
Mengangkat kisah makhluk mitologi Indonesia, perpaduan manusia dan ikan, yang hidup di perairan, Mike Wiluan membawa visinya pada sinema horor Asia dengan pendekatan yang tidak biasa.
Dia menyebut film ini sebagai “kisah asal muasal tentang monster, yang lahir dari tragedi kemanusiaan Perang Dunia II.”
"Sebagian besar cerita rakyat di Indonesia berbasis daratan. Selain Nyai Roro Kidul yang merupakan Dewi Laut, Orang Ikan adalah makhluk yang tidak memiliki kekuatan khusus atau hubungan dengan ritual kuno, agama, atau budaya sosial seperti banyak cerita rakyat lainnya," ucap Mike.
Film “Orang Ikan” merupakan produksi lintas negara antara Indonesia, Singapura, Jepang, dan Inggris.
Sederet aktor dan filmmaker ternama turut terlibat dalam proyek film ini, seperti Dean Fujioka, aktor dan penyanyi Jepang yang dikenal di Asia Timur, Callum Woodhouse, aktor asal Inggris (The Durrells, All Creatures Great and Small), Alan Maxson, aktor spesialis creature-feature dari Hollywood, dan sederet produser ternama, seperti Eric Khoo, Freddie Yeo, Tan Fong Cheng, Fumie Suzuki Lancaster, James Khoo, Darryl Yeo, Ninin Musa, Alexandra Gottardo, Yutaka Tachibana, Takahiro Yamashita, Anthony Khoo, serta dukungan produksi dari Zhao Wei Films (Singapura), Gorylah Pictures dan Infinite Studios (Indonesia).
Sebelum penayangan di bioskop Indonesia, Orang Ikan telah mencuri perhatian dunia lewat pemutarannya di beberapa ajang festival film Internasional, seperti: 37th Tokyo. International Film Festival 2024 (Gala Selection), 35th Singapore International Film Festival 2024 (Official Selection), Trieste Science+Fiction Festival 2024 (European Premiere – Neon / Asteroid Competition), Overlook Film Festival 2025 (US Premiere), Fantasy Filmfest Night 2025 (German Premier), dan Neuchatel Int’l Fantastic FF 2025 (Swiss Premiere).
Rencananya film “Orang Ikan” juga akan tayang di berbagai negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Jerman, Yunani, Italia, Spanyol, Inggris, Rusia/Baltik, dan Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









