Tak Sanggup Maafkan Pengkhianatan, Wardatina Mawa Mantap Gugat Cerai Insanul Fahmi Usai Lebaran

AKURAT.CO Selebgram Wardatina Mawa akhirnya mengambil keputusan tegas terkait prahara rumah tangganya.
Setelah dugaan perselingkuhan dan pernikahan siri suaminya, Insanul Fahmi, dengan Inara Rusli pada Agustus 2025 terungkap, Mawa menyatakan siap melayangkan gugatan cerai.
Proses hukum perceraian tersebut rencananya akan dilakukan di Medan, Sumatra Utara. Keputusan ini diambil Mawa setelah melewati pertimbangan panjang dan gejolak batin yang mendalam.
Baca Juga: Kuasa Hukum Inara Rusli Tegur Wardatina Mawa: Jangan Giring Opini Publik Sebelum Putusan Hukum
Mawa membeberkan rencananya untuk segera menyelesaikan status pernikahannya secara hukum. Dia memilih momen setelah Idulfitri untuk mengurus segala keperluan administrasinya.
"Ya nanti kayaknya saya setelah pulang dari sini saya mau ke Medan, itu saya bakalan urus perceraian. (Ajukan gugatannya) Dalam waktu dekat. Setelah Lebaran," ungkap Wardatina Mawa di Polda Metro Jaya pada Jumat (20/2/2026).
Meski menyadari pentingnya momen bulan suci Ramadan untuk saling memaafkan, Mawa mengaku sulit untuk melupakan rasa sakit hati akibat perbuatan sang suami dengan Inara Rusli.
Baginya, berpisah adalah jalan terbaik ketika pintu maaf sudah tertutup oleh rasa kecewa.
Mawa menegaskan bahwa dirinya sudah mencoba untuk berlapang dada, namun kenyataan yang ada terlalu pahit untuk diterima kembali.
"Oke, ini mungkin di bulan puasa ini namanya kita kan harus saling memaafkan ya. Tapi balik lagi tergantung dia-nya kayak gimana dan saya berusaha memaafkan karena sangat sulit untuk melupakan peristiwa kejadian yang sudah mereka lakukan," pungkasnya.
Baca Juga: Wardatina Mawa Ungkap Inara Rusli Ingin Dipoligami?
Kasus ini mencuat setelah kabar pernikahan siri antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli menjadi konsumsi publik pada 2025 lalu, yang kini berujung pada runtuhnya bangunan rumah tangga Mawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









