Viral karena Kontroversi Gender, Petinju Aljazair dan Taiwan Didiskualifikasi dari Kejuaraan Dunia

AKURAT.CO Petinju Aljazair Imane Khelif dan Taiwan Lin Yu-ting tengah menjadi sorotan usai didiskualifikasi dari Kejuaraan Dunia 2023.
Asosiasi Tinju Internasional (IBA) menyatakan pada Senin (5/8/2024) Imane Khaelif dan Lin Yu-ting menunjukkan ketidaklayakan mereka bergabung di ajang tinju wanita setelah laksanakan tes kromosom seks.
Kontroversi ini memuncak sebelumnya di Olimpiade Paris 2024 ketika lawan Khelif dari Italia mengundurkan diri kurang dari satu menit akibat menerima serangan bertubi-tubi.
Baca Juga: Pelita Jaya Jakarta Raih Gelar Juara IBL, Andakara Prastawa: Kerja Keras Kami Terbayar!
Kompetisi tinju di Paris 2024 berlangsung di bawah aturan Komite Olimpiade Internasional (IOC) setelah IOC mencabut status IBA sebagai badan pengelola global untuk tinju.
Kepala eksekutif IBA, Chris Roberts, mengatakan hasil tes kromosom menunjukkan kedua petinju tidak memenuhi syarat.
Meski tidak mengungkapkan hasil tes secara rinci, Roberts menegaskan bahwa publik dapat membaca antara baris berdasarkan diskualifikasi mereka dari Kejuaraan Dunia Wanita 2023.
Baca Juga: Gregoria: Medali Ini Banyak Artinya Buat Saya, Ini Usaha Banyak Orang dan Kado Ulang Tahun
Hasil tes telah dikirim ke IOC pada Juni tahun lalu, namun IOC belum mengambil tindakan lebih lanjut.
Tanggapan IOC
IOC menanggapi dengan menyebut IBA sebagai organisasi yang tidak kredibel dan mengatakan tes dilakukan dengan dasar yang sewenang-wenang.
"Kami berbicara tentang tinju wanita. Kami memiliki dua petinju yang lahir sebagai wanita, dibesarkan sebagai wanita, memiliki paspor sebagai wanita, dan telah berkompetisi selama bertahun-tahun sebagai wanita. Ini adalah definisi jelas dari seorang wanita," kata Presiden IOC Thomas Bach pada konferensi pers Sabtu lalu.
"Tidak pernah ada keraguan tentang mereka sebagai wanita."
Reaksi Media Sosial
Baca Juga: Mimpi Besar Nathan Tjoe A On Bawa Lolos Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Kontroversi ini menyebar di media sosial, dengan tokoh-tokoh seperti J.K. Rowling dan pendiri Tesla Elon Musk menyuarakan penentangan mereka terhadap kedua petinju yang berkompetisi di Olimpiade.
Baca Juga: Edward Akbar Mangkir, Kuasa Hukum Sebut Enggak Enak Badan
Ayah Khelif menyatakan bahwa putrinya telah membawa kehormatan bagi keluarga dan menggambarkan serangan terhadapnya sebagai tidak bermoral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







