Perbasi Tindak Tegas Insiden Bullying Pelajar Antara SMP 1 Kota Bogor vs SMP Mardi Waluya Cibinong
Leo Farhan | 20 Februari 2025, 16:48 WIB

AKURAT.CO Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menanggapi serius insiden pemukulan yang terjadi di salah satu turnamen bola basket pelajar di Bogor.
Insiden pemukulan tersebut terjadi pada laga antara SMP 1 Kota Bogor vs SMP Mardi Waluya Cibinong. Dalam video yang viral di media sosial, tampak pemain memukul kepala lawannya di lapangan saat permainan berlangsung.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Kompetisi, Perbasi Berencana Perbaiki Kesejahteraan dan Kemampuan Wasit
Kepala pemain bernomor punggung 52 dari SMP 1 Kota Bogor yang memakai jersey warna putih dipukul oleh lawannya yang memakai jersey abu-abu bernomor punggung 13.
Sebagai organisasi yang berkomitmen untuk menjaga integritas dan kehormatan dunia basket Indonesia, Perbasi menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk kekerasan di dunia bola basket.
Perbasi dengan tegas mengutuk segala bentuk kekerasan dan tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang mencederai nilai-nilai sportivitas dan fair play dalam pertandingan.
"Tidak ada ruang kekerasan di dunia bola basket. Kalau ada yang terbukti. Beri tindakan keras supaya jadi contoh," kata Ketum Perbasi, Budisatrio Djiwandono, di Jakarta, Kamis (20/2/2025).
"Saya sedih dan mengutuk keras kejadian ini. Saya meminta PP Perbasi untuk menurunkan tim untuk mendalami dan mengusut kasus ini agar tidak terulang kembali."
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk kekerasan dan bullying di olahraga basket maupun di ruang sekolah.
"Saya juga sudah meminta rekan-rekan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan dan olahraga untuk memberi perhatian dalam kasus ini. Keep Ballin Shaquille!" kata Budi.
Nantinya PP Perbasi bakal mengawal isu tersebut lewat Badan Legal, Etik, dan Disiplin mereka yang diketuai oleh Fritz Edward Siregar.
Mereka akan menindaklanjuti isu ini melalui proses yang berlaku di Badan Etik, dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan prinsip keadilan dan aturan yang berlaku.
Selain itu Perbasi juga bakal memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk tim dan oknum yang terbukti bersalah.
Perbasi mengingatkan kepada seluruh elemen basket di Tanah Air untuk selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dan pertandingan yang adil.
Baca Juga: Hanni NewJeans Alami Perundungan di Tempat Kerja, Begini Islam Merespons Kasus Perundungan
Apalagi mereka berkomitmen untuk menjada agar dunia basket di Indonesia tetap bisa menjadi wadah bagi pengembangan bakat dan semangat kompetisi yang sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









