7 Destinasi Wisata Religi Terpopuler di Jawa Timur, dari Sunan Ampel hingga Gua Maria Lourdes

AKURAT.CO Jawa Timur bukan hanya dianugerahi panorama alam yang memesona, tetapi juga menjadi salah satu pusat spiritual dan sejarah Islam paling kaya di Indonesia.
Provinsi ini menyimpan banyak kisah tentang dakwah, toleransi, dan warisan keagamaan lintas budaya.
Setiap tahun, ribuan peziarah dan wisatawan datang untuk berdoa, mencari ketenangan batin, atau sekadar menapaki jejak sejarah para ulama dan tokoh spiritual.
Tak hanya makam Wali Songo, Jawa Timur juga memiliki masjid bersejarah, pesantren legendaris, hingga tempat ibadah lintas agama yang mencerminkan harmoni antarumat.
Berikut deretan destinasi wisata religi paling populer di Jawa Timur yang wajib dikunjungi.
1. Makam Sunan Ampel – Surabaya
Salah satu pusat dakwah tertua di Jawa Timur ini menjadi magnet utama bagi peziarah dari seluruh penjuru Nusantara.
Sunan Ampel, anggota Wali Songo, dikenal sebagai penyebar Islam yang menanamkan nilai toleransi dan persaudaraan.
Kompleks makamnya dikelilingi Masjid Ampel, pasar tradisional Arab, dan kawasan bersejarah yang memadukan budaya Arab, Jawa, dan Tionghoa.
Suasana religius dan aroma rempah khas Timur Tengah menjadikan kawasan ini tak sekadar tempat ziarah, tetapi juga destinasi budaya yang hidup hingga kini.
2. Masjid Cheng Hoo – Surabaya
Tak jauh dari jantung kota Surabaya, berdiri megah Masjid Cheng Hoo, simbol harmoni antara Islam dan budaya Tionghoa.
Dengan arsitektur menyerupai kelenteng dan dominasi warna merah serta emas, masjid ini menjadi bukti indahnya keberagaman.
Masjid ini didirikan untuk mengenang Laksamana Cheng Hoo, penjelajah Muslim asal Tiongkok yang membawa pesan damai dan persaudaraan lintas bangsa.
Kini, Masjid Cheng Hoo tak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga destinasi wisata religi yang sarat nilai toleransi.
3. Makam Sunan Giri – Gresik
Di puncak bukit Gresik, berdiri Makam Sunan Giri, salah satu Wali Songo yang dikenal berperan besar dalam penyebaran Islam melalui pendidikan dan seni.
Selain berziarah, pengunjung juga disuguhi panorama indah Kota Gresik dari ketinggian yang menambah nuansa damai dan reflektif.
Makam ini menjadi bukti bahwa dakwah Islam di masa lalu berjalan dengan kelembutan budaya dan ilmu pengetahuan.
4. Masjid Agung Sumenep – Madura
Di tengah kota Sumenep, berdiri megah Masjid Agung Sumenep, warisan sejarah yang memadukan arsitektur Jawa, Arab, dan Eropa.
Masjid ini tak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga pusat kegiatan sosial dan budaya masyarakat Madura.
Setiap peringatan hari besar Islam, ribuan jamaah memadati halaman masjid, menjadikannya pusat spiritual yang hidup dan penuh makna.
5. Makam KH. Hasyim Asy’ari – Jombang
Jombang dikenal sebagai “Kota Santri,” dan salah satu ikon utamanya adalah Makam KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
Terletak di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, makam ini menjadi salah satu situs ziarah paling ramai di Indonesia.
Selain berdoa, pengunjung juga dapat mengunjungi museum perjuangan ulama dan menyelami peran besar pesantren dalam sejarah perjuangan kemerdekaan serta dakwah Islam.
6. Masjid Al Akbar – Surabaya
Masjid Al Akbar, dengan kubah biru raksasanya yang ikonik, merupakan salah satu masjid terbesar di Indonesia.
Tak hanya megah secara arsitektur, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan modern di Jawa Timur.
Baca Juga: Blunder Artinya Apa? Bongkar Makna Sebenarnya di Sini!
Dari menara setinggi 99 meter, pengunjung bisa menikmati panorama Kota Surabaya yang memukau.
Masjid ini memadukan spiritualitas dan keindahan modern dalam satu kesatuan yang menenangkan.
7. Gua Maria Lourdes – Kediri
Tak hanya Islam, Jawa Timur juga memancarkan nilai toleransi antarumat beragama. Salah satu buktinya adalah Gua Maria Lourdes Kediri, replika dari gua di Prancis yang menjadi tempat ziarah penting bagi umat Katolik.
Terletak di kawasan yang sejuk dan tenang, gua ini menjadi tempat favorit untuk refleksi diri dan doa. Suasana damainya menjadikan siapa pun yang datang merasa dekat dengan Sang Pencipta.
Kesimpulannya, Jawa Timur bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga ruang perjumpaan spiritual lintas iman dan budaya.
Dari Surabaya hingga Kediri, setiap tempat menyimpan kisah tentang iman, perjuangan, dan harmoni yang menjadi warisan berharga bagi Indonesia.
Laporan: Nadira Maia/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







