Didukung Tiktok, Desainer Christie Basil Sabet Rekor MURI

AKURAT.CO Dengan menggandeng lebih dari 77 kreator sebagai modelnya di panggung Festival #SerunyaIndonesia Perancang busana Christie Basil menampilkan koleksi gaun hasil kolaborasi bersama TikTok, Jumat.
Museum Rekor Indonesia (MURI) pun mengganjar kolaborasi dengan lebih dari 77 kreator TikTok tersebut sebagai rekor "Peragaan Busana oleh Konten Kreator Terbanyak".
Kolaborasi ini merupakan bagian dari kampanye “Serunya Indonesia” yang diinisiasi oleh TikTok Indonesia.
Christie mengungkapkan dirinya turut bahagia dapat ikut serta dalam kolaborasi karena selain bekerja sama dengan TikTok, dirinya juga dapat bekerja sama dengan para kreator yang berasal dari latar belakang industri yang berbeda.
Dalam koleksi ini, desainer itu memilih warna-warna netral, seperti nude, serta menggunakan bahan satin untuk menyesuaikan dengan karakteristik jenama miliknya, Atvezzo.
Yang berbeda, kali ini Christie menambahkan detail dengan sentuhan warna-warna dalam logo TikTok seperti hitam, pink, biru, dan putih.
Tantangan dalam mewujudkan koleksi ini, imbuhnya, ia harus mengombinasikan konsep desain yang menunjukkan detail khas TikTok namun tetap mempertahankan “DNA” Atvezzo, sehingga dirinya berdiskusi dengan berbagai pihak.
“Pesan yang ingin disampaikan (untuk koleksi ini) supaya kita bisa tetap bisa menemukan rasa nyaman sama diri sendiri dan teman-teman tetap merasa cantik meskipun dari berbagai bentuk, ukuran, dan warna kulit yang berbeda-beda,” ujar Christie di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Jumat.
Christie sendiri dikenal sebagai desainer yang sering membagikan cerita di balik pembuatan busana, termasuk gaun-gaun pengantin hasil rancangannya melalui media sosial, terutama TikTok.
Bagi Christie, TikTok merupakan satu-satunya platform dengan algoritma yang dapat menyebarkan konten secara luas dan cepat. Menurutnya, TikTok menyediakan kesempatan yang sama bagi siapapun untuk berkreativitas tanpa dipungut biaya.
“Menurutku teman-teman yang lain, semuanya juga bisa mulai saja dulu untuk bikin-bikin konten karena kesempatannya itu luas banget untuk bisa berkembang dengan cepat di dalam platform itu,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



