Akurat
Pemprov Sumsel

7 Jenama Fashion Indonesia Siap Mendunia Di NYFW Spring Summer 2023/2024

| 4 September 2023, 10:35 WIB
7 Jenama Fashion Indonesia Siap Mendunia Di NYFW Spring Summer 2023/2024

AKURAT.CO Kualitas fashion Indonesia semakin diakui di kancah global. Pasalnya tujuh desainer dalam negeri akan ikut serta di panggung mode terbesar di dunia, New York Fashion Week (NYFW).

New York Fashion Week Spring Summer merupakan bagian rangkaian resmi dari NYFW yang akan berlangsung pada 8-13 September 2023 di New York, Amerika Serikat.

Baca Juga: Tampil Di New York Fashion Week, Kemendag Harap Tujuh Merek Modest Fashion Indonesia Mendunia

Melalui group show yang diberi nama Indonesia Now, para desainer tanah air ini akan merepresentasikan rancangan mereka di NYFW 'The Show' yang dilaksanakan di Springs Studios, New York.

Lantas siapa sajakah para desainer Indonesia yang akan memerkenalkan gagasan busana dengan nuansa wastra tersebut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Depok Street Fashion Dari Gabungan Seniman Indonesia Dorong Anak Muda Berani Berbakat

Jenama lokal Indonesia yang akan tampil di New York Fashion Week Spring Summer 2023

1. IKAT Indonesia by Didiet Maulana

Perdana tampil di NYFW The Shows, IKAT Indonesia by Didiet Maulana akan menampilkan koleksi bertema Wiron yang diambil dari kata 'wiru' dalam bahasa Jawa berarti lipatan-lipatan kecil memanjang bersusun pada kain. Koleksi ini menampilkan keberagaman siluet busana tradisional Indonesia yang diaplikasikan dalam detail pleats atau lipatan pada kain.

Koleksi ini terinspirasi dari teknik wiron serta desain dengan siluet yang anggun dan modern, seperti long vest, wrap dress, wrap skirt, long coat, lightweight trench coat, dan dilengkapi koleksi baju renang dengan motif tenun ikat Indonesia.

Keseluruhan Wiron mewakili kedinamisan gerak anak muda dan siluet baru sebagai simbolisasi wanita Indonesia yang optimis dan energik.

Terinspirasi dari warna-warna tropis pemandangan alam Indonesia, koleksi ini menampilkan permainan warna seperti nutshell, fondant pink, dan cyber lime yang bernuansa vibran, energik, dan harmonis, namun tetap membumi.

2. Maharani by Ivan Gunawan

Maharani adalah koleksi yang terdiri dari 12 rancangan gemerlap serba keemasan yang terinspirasi dari masa keemasan kerajaan Majapahit ketika dipimpin oleh sang Maharani, Tribhuawana Tunggadewi, ratu yang berhasil menaklukkan Nusantara. Inspirasi tersebut ditransformasi menjadi gaun-gaun malam high fashion yang berkarakter glamor, red carpet look, dan seksi.

Elemen pakaian ratu Majapahit seperti kemben dan stagen yang fit di badan diterjemahkan menjadi bustier maillot, atau terusan korset (bathing suit), yang saat ini semakin populer dan dikenakan oleh banyak diva musik hingga selebriti. Bustier maillot dipadankan dengan pilihan gaun panjang atau cape dress transparan, celana palazzo dan blus berlengan puffy, serta ruffle skirt.

Desain koleksi ini diciptakan timeless dan kaya akan detail yang dekoratif, seperti ornamentasi kristal, embroidery, hingga fringe.

Setelah 20 tahun berkarya, ini pertama kalinya Ivan Gunawan menciptakan motif bahan lace sendiri yang digunakan dalam koleksi ini, yaitu motif Kipas Renjana dan Pakis Suvarna.

3. Ayumi

Pada tahun 2020 lalu Ayumi juga telah memerkenalkan kain songket di pagelaran NYFW. Dan pada tahun 2023 ini Ayumi kembali menampilkan kain songket dengan motif yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Jenama fashion AYUMI akan menghadirkan keindahan songket Pandai Sikek hasil kerajinan UMKM Sumatera Barat di panggung NYFW. Desainer jenama ini, Marina Christyanti Ayumi, mengeksplorasi songket dan sentuhan mutiara Lombok menjadi sepuluh set busana yang konstruktif dan bersiluet modern dengan palet warna pop seperti fuchsia, lime green, dan ungu.

Unsur tradisional dari kain songket bersalin rupa menjadi rangkaian busana dengan desain masa kini berciri pop yang diberi tajuk A Pop of Culture.

4. Ghea Panggabean

Desainer Ghea Panggabean akan menampilkan koleksi bertema Mamuli Sumba sebagai sebuah penghormatan terhadap kekuatan dan ketahanan wanita-wanita Sumba, yang menenun cerita dan warisan mereka ke dalam setiap kain penuh dengan hati.

Desainer yang dikenal komitmennya selama empat dekade dalam menerjemahkan budaya dan warisan Indonesia menjadi fashion kontemporer ini akan menghadirkan koleksi apik yang menyatukan warna-warna cerah, pola-pola yang unik dari kain tenun Sumba.

Koleksi ini akan terdiri dari jaket aplikasi tenun Sumba Pahikung dan Hinggi, selendang ikat Sumba sebagai aksen yang anggun, setelan busana dengan tehnik print di atas bahan-bahan yang ringan untuk dipadankan dengan tenun tangan, bordir yang rumit, dan aksesoris asli Sumba, seperti Mamuli.

5. Merdi Sihombing

Di panggung NYFW musim ini, desainer Merdi Sihombing akan menampilkan karya terbaru yang mencerminkan komitmennya terhadap praktik fashion berkelanjutan dan kecintaannya pada budaya Indonesia. Melalui koleksi sarat budaya Batak yakni ulos,

Merdi memberikan pilihan etis dan ramah lingkungan melalui karya fashion kontemporer yang memadukan pola ulos tradisional dengan inspirasi street style modern. Koleksi ini menawarkan desain yang segar, cerah, dan ringan, dengan nuansa Tribal yang kuat.

Wastra yang menjadi sorotan koleksi ini merupakan pengembangan kain tenun ulos dengan motif-motif ikat dari beberapa jenis ulos yang dibuat dengan alat tenun bukan mesin (ATBM), menggunakan serat alami Indonesia, proses pewarnaan alami, dan semangat kolaborasi berbagai komunitas.

Untuk memerkuat nuansa modern street style, koleksi ulos ini juga dipadukan kemeja berwarna putih yang ditenun dari benang hasil daur ulang sampah plastik. Aksesoris pun dibuat dari daur ulang kaca, kabel listrik, peniti, dan limbah kerang. Koleksi sepatu dari Linda Chandra akan melengkapi koleksi ini.

6. Suedeson by Kimberly Tandra

Desainer muda berbakat asal Surabaya, Kimberly Tandra, berkesempatan untuk ketiga kalinya dengan menampilkan koleksi womenswear di NYFW.

Melalui jenama SUEDESON by Kimberly Tandra, desainer termuda pada sesi show ini akan menampilkan koleksi busana couture dan ready-to wear berjudul Plethora untuk menunjukkan keberagaman bunga tropis Indonesia ke kancah internasional.

Bunga tropis tersebut meliputi bunga sepatu dan bunga anggrek bulan yang beragam warna cerah sebagai identitas dari jenama ini.

Untuk merealisasikan motif bunga anggrek dan kembang sepatu pada koleksi busana ini, Kimberly bekerjasama dengan pengrajin tekstil di Indonesia dalam mengaplikasikan teknik bordir, payet, dan teknik batik cap.

Pada kesempatan ini, sang desainer juga berkolaborasi dengan jenama Mandy’s Shoes yang akan mengeluarkan koleksi sepatu bertema The Dream Collection yang memadukan keanggunan, kenyamanan, dan gaya yang tak lekang oleh waktu melalui berbagai style sepatu, seperti boots, heels, dan wedges.

7. AMERO Jewellery x LIVETTE by Liliana Tanoesoedibjo

AMERO Jewellery akan kembali ke panggung NYFW. Kali ini berkolaborasi dengan LIVETTE by Liliana Tanoesoedibjo. Di panggung internasional ini, mereka akan mempresentasikan 10 koleksi busana bertema “Futuristic Modern Chic” dari LIVETTE akan dipadukan dengan koleksi terbaru dari AMERO Jewellery yaitu “Lavani Borobudur Series–Rhombus Kawung”. Koleksinya terinspirasi dari keindahan arsitektur dan makna filosofis dari stupa dan motif kawung atau belah ketupat (rhombus) pada relief Candi Borobudur.

Kisah historis dari Candi Borobudur tentang kehidupan, kedamaian, dan cinta kasih dihadirkan dalam aneka bentuk perhiasan seperti cincin, anting, gelang, kalung, serta liontin. Koleksi perhiasan tersebut dipadukan dengan pesona busana dari kain tradisional Indonesia yang berdesain futuristik dan modern. Diharapkan koleksi dengan sentuhan kekayaan seni dan budaya Indonesia ini menjadi daya pikat bagi pecinta fashion global.

Itulah tujuh jenama fashion Indonesia yang akan bertengger dan memamerkan hasil karya anak bangsa di NYFW Spring Summer 2023. Semoga hal ini bisa jadi langkah baru agar merek fashion lokal tanah air bisa lebih dekat dengan market internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R