5 Fakta Sianida, Zat Beracun Yang Digunakan Jessica Dalam Kasus Tewasnya Mirna

AKURAT.CO Dirilisnya film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso pada Kamis (28/9/2023) lalu kembali mengingatkan masyarakat akan salah satu kematian kontroversial akibat racun sianida.
Sebuah kasus pada tahun 2016, yang menyatakan Jessica Kumala Wongso bersalah atas pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin dengan membubuhkan racun sianida ke dalam segelas es kopi Vietnam.
Atas kematian Mirna Salihin dengan kopi sianida, Jessica didakwa dengan hukuman 20 tahun penjara.
Lantas apa itu racun sianida? berikut berbagai faktanya.
Baca Juga: Ice Cold Murder, Coffee And Jessica Wongso: Ungkap Hal Yang Belum Diketahui Dari Kasus Kopi Sianida
1. Mengenai sianida
Dilansir dari laman healtline, sianida adalah salah satu zat beracun yang paling terkenal karena memiliki reputasi sebagai racun yang dapat menyebabkan kematian secara seketika.
Terkenalnya racun sianida dimulai dari banyak novel mata-mata hingga misteri pembunuhan yang menggunakan jenis racun tersebut.
Namun, dalam kehidupan nyata sianida merujuk pada bahan kimia apapun yang dapat mengandung ikatan karbon-nitrogen (CN), dan dapat ditemukan di beberapa tempat yang mengejutkan.
Sebagai contoh, sianida dapat ditemukan di makanan nabati yang aman dikonsumsi seperti kacang almond, kacang kedelai, dan bayam.
Baca Juga: 6 Fakta Menarik Film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso, Dokumenter Kasus Kopi Sianida
2. Fungsi sianida
Secara historis, hidrogen sianida digunakan sebagai senjata kimia, pembunuhan massal, kasus bunuh diri hingga senjata perang.
Di indutsri besi dan baja, industri kimia, dan pengolahan air limbah disebut dapat menghasilkan sianida.
3. Bentuk sianida
Sianida ditemukan dalam beberapa bentuk berupa hidrogen, natrium, dan kalium sianida.
Menurut Departemen Kesehatan New York, hidrogen sianida merupakan racun berbentuk cairan berwarna biru pucat atau tidak berwarna di suhu kamar dan tidak berwarna di suhu lebih tinggi.
Untuk natrium sianida dan kalium sianida berbentuk putih dan beraroma pahit, seperti almond.
4. Sumber sianida dalam kehidupan sehari-hari
Dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit masyarakat yang berpotensi terpapar sianida dalam jumlah rendah.
Sumber paparan sianida umumnya berasal dari makanan, rokok, polusi hingga ruangan dengan ventilasi butuk.
5. Cara kerja sianida
Sianida yang terpapar di dalam tubuh dalam jumlah rendah dapat diubah menjadi tiosianat yang tidak terlalu berbahaya dan dikeluarkan melalui urine.
Namun, jika dalam jumlah yang besar, sianida dapat mematikan sel-sel tubuh dengan cepat setelah menghalangi penggunaan oksigen.
Akibatnya, fungsi jantungm sistem pernapasan dan sistem saraf langsung terganggu bahkan berhenti dalam waktu yang singkat.
Demikian beberapa fakta terkait sianida yang perlu diketahui.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






