Akurat
Pemprov Sumsel

FSC Indonesia dan IAI Jakarta Adakan Workshop untuk Promosikan Kayu Bersertifikat dalam Konstruksi Berkelanjutan

Arief Rachman | 10 November 2024, 20:14 WIB
FSC Indonesia dan IAI Jakarta Adakan Workshop untuk Promosikan Kayu Bersertifikat dalam Konstruksi Berkelanjutan

AKURAT.CO Dalam upaya mendukung keberlanjutan hutan dan mendorong penggunaan kayu bersertifikat FSC, Forest Stewardship Council (FSC) Indonesia bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta mengadakan workshop khusus bertema "Aplikasi Teori Sambungan Kayu pada Konstruksi Bangunan Residensial: Meningkatkan Kualitas dan Estetika dengan Kayu FSC."

Workshop ini digelar sebagai bagian dari rangkaian acara Jakarta Architecture Festival (JAF) 2024 di Ballroom Agora B3, Autograph Tower Jakarta Thamrin Nine.

Acara ini juga mendapat dukungan dari Sampoerna Kayoe, Contractor Art Space (CAS), dan dikelola oleh IRCOMM Norton Capital.

Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik penggunaan kayu ramah lingkungan tersertifikasi FSC dalam konstruksi hunian dan mendorong praktik pengelolaan hutan berkelanjutan.

Baca Juga: Anies Baswedan Enggak Terlibat Sama Sekali di Partai Perubahan

Kayu bersertifikasi FSC menjamin bahwa sumber kayu berasal dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab, sehingga tidak hanya meningkatkan kualitas dan estetika bangunan tetapi juga mendukung keberlanjutan hutan.

Technical Director FSC Indonesia, Hartono Prabowo, menyampaikan, workshop ini merupakan wujud komitmen FSC dalam mengintegrasikan kayu bersertifikasi dalam desain arsitektur berkelanjutan, sejalan dengan momentum 30 tahun FSC pada 1 Desember mendatang dengan tagline "FSC for Life."

Ia berharap kolaborasi ini dapat terus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Ketua IAI Jakarta, Doti Windajani, mengungkapkan, Jakarta Architecture Festival 2024 menjadi platform yang ideal untuk mendiskusikan solusi arsitektur berkelanjutan.

"Kami berharap workshop ini dapat menginspirasi para arsitek untuk mengadopsi material yang ramah lingkungan dalam proyek mereka," ujar Doti, Minggu (10/11/2024).

Baca Juga: Kementerian Perindustrian Gelar INSPIRA 2024 Dukung IKM di Bidang Fesyen dan Kriya

Head of Marketing Sampoerna Kayoe, Nina M. Pelawi, menambahkan, kayu olahan yang bersertifikasi FSC tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan nuansa hangat pada bangunan.

Sustainable tomorrow starts today, kata Nina, mengajak lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Founder & CEO Contractor Art Space (CAS), Lutfi Primantara, menyatakan, teknik sambungan kayu tanpa bahan logam memperkuat struktur dan estetika bangunan.

"Kami berharap dapat menginspirasi para arsitek dan desainer untuk memilih kayu berkelanjutan sebagai bagian dari karya mereka," tutur Lutfi.

Workshop ini memperkuat komitmen bersama untuk praktik bangunan ramah lingkungan melalui penerapan teknik sambungan kayu yang efisien dan penggunaan kayu bersertifikat FSC, memberikan panduan bagi para arsitek dalam menerapkan konstruksi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.