Akurat
Pemprov Sumsel

Sejarah Hari Thanksgiving dan Mengenal Asal Usul Tradisi Perayaannya, Berawal dari Penduduk Asli Amerika!

Iim Halimatus Sadiyah | 28 November 2024, 14:32 WIB
Sejarah Hari Thanksgiving dan Mengenal Asal Usul Tradisi Perayaannya, Berawal dari Penduduk Asli Amerika!

AKURAT.CO Perayaan Hari Thanksgiving merupakan hari libur tahunan yang diperingati sebagai ungkapan syukur atas berkah dan hasil panen, seperti di Amerika Serikat dan Kanada.

Di Amerika Serikat, Hari Thanksgiving diperingati pada hari Kamis keempat bulan November, yang berasal dari abad ke-17.

Sementara di Kanada, Thanksgiving dirayakan lebih awal, yaitu pada hari Senin kedua bulan Oktober, sebagai ucapan syukur atas musim panen.

Perayaan Thanksgiving modern biasanya melibatkan acara makan bersama keluarga, dengan menu tradisional seperti kalkun panggang, saus cranberry, pai labu, dan kentang tumbuk.

Baca Juga: Kisah Omaima Nelson, Model Muda Mesir yang Kebiri dan Masak Daging Suami saat Perayaan Thanksgiving

Selain itu, acara seperti parade, pertandingan olahraga, dan kegiatan amal juga menjadi bagian dari tradisi ini.

Mengutip berbagai sumber, Kamis (28/11/2024), berikut ini sejarah Hari Thanksgiving yang perlu kamu karena hanya ada di beberapa negara saja.

Sejarah Perayaan Hari Thanksgiving

Thanksgiving adalah tradisi di Amerika Serikat yang biasanya perayaan ini diisi dengan makan bersama keluarga dan berkumpul.

Tradisi Thanksgiving berawal dari panen raya tahun 1621, ketika para penjajah Inggris di Plymouth dan suku Wampanoag berbagi makanan, seperti unggas, daging rusa, sayuran, dan ikan, untuk merayakan hasil panen mereka.

Baca Juga: 5 Tradisi Presiden AS Rayakan Thanksgiving dari Masa ke Masa, Tahun Ini Diwarnai Pandemi

Selain makan bersama, Thanksgiving pada masa itu juga diisi dengan lomba lari, menembak, dan minum bir oleh para pria.

Tradisi ini kemudian menjadi kebiasaan para kolonial, yang menyebutnya sebagai Thanksgiving Day, sebagai bentuk syukur atas berkah dari Tuhan.

Selama Revolusi Amerika, acara mirip Thanksgiving sering diadakan untuk merayakan kemenangan perang, menjadi simbol budaya rasa syukur.

Pada tahun 1789, George Washington mengeluarkan proklamasi Thanksgiving pertama dari Pemerintah Amerika Serikat, menetapkannya sebagai hari untuk bersyukur atas berakhirnya perang dan pengesahan Konstitusi.

Thanksgiving baru resmi menjadi hari libur nasional pada tahun 1863, setelah Presiden Abraham Lincoln menetapkannya.

Di tengah ketegangan pada abad ke-19, Sarah Josepha Hale, editor majalah Godey’s Lady’s Book, mengkampanyekan Thanksgiving sebagai simbol persatuan.

Berkat upayanya, yang membuatnya dijuluki "Ibu Thanksgiving," Lincoln mendukung gagasan ini dan menetapkan Kamis terakhir November sebagai hari perayaan nasional.

Tradisi utama Thanksgiving adalah makan bersama keluarga, berbagi makanan, dan berkumpul.

Hidangan khasnya adalah kalkun, sehingga Thanksgiving juga dikenal sebagai Hari Kalkun. Kalkun biasanya dimasak dengan cara dipanggang, meskipun ada juga yang menggorengnya.

Selain kalkun, Thanksgiving juga identik dengan hidangan lainnya, seperti pai labu sebagai makanan penutup utama.

Menu lainnya meliputi jagung rebus, kentang tumbuk, saus cranberry, roti, dan berbagai sayuran.

Itulah sejarah singkat dan tradisi yang selama perayaan Hari Thanksgiving yang biasanya diadakan di Amerika Serikat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.