Ramaikan IFBC 2025, Mash Moshem Indonesia Buka Peluang Usaha di Bidang Kecantikan

AKURAT.CO Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2025 kembali digelar di International Convention Center (ICE) BSD, Tangerang selama 14-16 Februari 2025 .
Acara yang dibuka pada Jumat (14/2/25 tersebut mengusung tema “Energizing Entrepreneurship” IFBC menghadirkan ratusan peluang bisnis yang menawarkan kemitraan, mulai dari franchise, peluang usaha, bisnis, distributor, dan keagenan.
Hadir dalam pameran tersebut salah satunya adalah Mash Moshem Indonesia (MMI). MMI merupakan perusahaan maklon terkemuka di Indonesia. Pengunjung dapat melihat langsung berbagai produk MMI di Booth No. 49 Hall 1, ICE BSD.
IFBC Jakarta 2025 menjadi ajang yang tepat bagi siapa saja yang ingin terjun ke dunia bisnis kecantikan. Pameran ini memberikan gambaran sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk memulai usaha di bidang kecantikan.
Business Developtment Mash Moshem Indonesia (MMI), Apt. Wendy Martian., M. Farm menyampaikan Mash Moshem Indonesia merupakan salah satu perusahaan maklon kencantikan berpengalaman di Indonesia.
Kehadirannya di IFBC 2025 membuka kesempatan kepada calon pengusaha untuk dapat berkonsultasi langsung.
"Dengan hadirnya Mash Moshem Indonesia di acara ini, calon pengusaha dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan produk kosmetik, skincare, parfum, bodycare, makeup, dan hair treatment yang aman dan bersertifikasi hingga memenuhi standar internasional yang diakui," kata Wendy kepada media saat ditemui di sela-sela acara.
Wendy menambahkan, sebagai perusahaan maklon kecantikan pihaknya fokus melakukan pengembangan produk customer untuk meningkatkan dan memperkuat brand masing-masing pemilik brand.
Mash Moshem Indonesia, tegas Wendy, berkomitmen untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi yang telah terjamin keamanannya. Produk yang dikembangkan telah dilengkapi dengan sertifikasi BPOM, HSA Singapore, Vegan, Halal, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta SPF Test (In Vivo & In Vitro).
"Hal ini memastikan bahwa produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengusaha yang ingin memasuki pasar kecantikan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









