Wamenekraf: PIK Jadi Destinasi Potensial untuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

AKURAT.CO Pantai Indah Kapuk (PIK) semakin mengukuhkan dirinya sebagai destinasi yang menggabungkan bisnis, rekreasi, dan budaya dalam satu tempat.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wakabekraf), Irene Umar, menegaskan, kawasan ini memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dalam acara Kilau Ramadhan: 1001 Malam Batavia yang digelar di Batavia PIK pada Sabtu (8/3/2025), Irene menyoroti bagaimana Ramadhan bukan hanya sekadar momentum religius, tetapi juga wadah untuk mempererat toleransi dan keberagaman budaya di Indonesia.
"Di bulan Ramadhan ini, kami ingin menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Perbedaan bukan penghalang, justru menjadi kekuatan yang memperkaya pengalaman bersama," ujar Irene dalam keterangan resminya, Senin (10/2/2025).
Menurutnya, acara ini menghadirkan harmoni dalam keberagaman, di mana berbagai elemen ekonomi kreatif seperti kuliner, musik, seni pertunjukan, hingga fashion berpadu menjadi pengalaman Ramadan yang istimewa.
Lebih lanjut, Irene menegaskan, Batavia PIK bukanlah kawasan eksklusif bagi etnis tertentu, melainkan tempat yang bisa dinikmati oleh semua orang.
"PIK adalah destinasi yang inklusif. Siapa pun, dari latar belakang apa pun, bisa datang, mencicipi kuliner, menikmati hiburan, atau sekadar bersantai. Acara Kilau Ramadhan tahun ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan toleransi dapat berjalan beriringan," katanya.
Dengan tema "Nikmatnya Berkah Berbuka dengan Sajian Spektakuler di Batavia PIK," acara ini akan berlangsung sepanjang Maret 2025.
Pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan spesial yang memadukan nuansa Ramadan dengan kekayaan budaya Indonesia.
Tak hanya menghadirkan hiburan, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Badan Ekonomi Kreatif juga memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan karya-karya unggulan industri kreatif lokal.
Salah satunya adalah penayangan trailer film animasi "Jumbo," yang dijadwalkan tayang di bioskop saat libur Lebaran.
Selain itu, IP (Intellectual Property) lokal berjudul "Desa Timun" juga diperkenalkan sebagai bagian dari upaya mengangkat budaya Indonesia ke kancah lebih luas.
Baca Juga: 3 Shio yang Bakal Ketiban Rezeki Nomplok di Maret 2025
Melalui rangkaian acara Kilau Ramadhan: 1001 Malam Batavia, PIK tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman dan kreativitas dalam semangat kebersamaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







