Mas Hilal Lazada, Candaan Ramadhan yang Jadi Sorotan Warganet, Apa Itu?

AKURAT.CO Di bulan Ramadan, istilah “Mas Hilal Lazada” kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
Namun, kali ini perhatian warganet tertuju pada sosok “Mas Hilal” yang muncul dalam kampanye promosi di platform e-commerce Lazada.
Fenomena ini bermula dari lelucon tahunan tentang pencarian hilal—bulan sabit penanda awal Ramadan—yang dikemas dalam bentuk karakter fiktif bernama “Mas Hilal”.
Dengan pendekatan kreatif ini, Lazada berhasil menarik perhatian pengguna dan memicu perbincangan luas di media sosial.
Lazada memanfaatkan tren budaya populer untuk meningkatkan keterlibatan pengguna. Menurut pengamat pemasaran digital, Dian Pratama, strategi ini menunjukkan adaptasi yang cerdas terhadap humor tahunan menjelang Ramadan.
Baca Juga: Investasi Ramah untuk Pemula, Yuk Mengenal Apa Itu Reksa Dana
“Lelucon ‘Mas Hilal’ sudah menjadi bagian dari humor tahunan menjelang Ramadan. Dengan mengadopsinya, Lazada menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan tren dan membangun kedekatan emosional dengan konsumen,” ujar Dian kepada wartawan.
Tagar #MasHilal sempat menjadi trending di beberapa platform media sosial, dengan banyak pengguna yang membagikan tangkapan layar sosok “Mas Hilal” di aplikasi Lazada.
Salah satu pengguna di platform X (sebelumnya Twitter) menulis,
“Lazada nggak pernah kehabisan ide! Sekarang ‘Mas Hilal’ aja dijadiin tokoh, aku jadi kepo siapa dia sebenarnya.”
Banyak yang menganggap langkah ini sebagai strategi pemasaran yang menghibur dan relevan dengan momen Ramadan.
Baca Juga: Lazada Ramadan Mega Sale Dimulai 16 hingga 26 Maret, Ikutan Yuk Berbagai Promonya!
Persaingan di dunia e-commerce semakin ketat menjelang Ramadan dan Lebaran, periode belanja terbesar di Indonesia. Dengan menghadirkan “Mas Hilal”, Lazada berhasil menciptakan hubungan yang menyenangkan antara merek dan konsumen.
“Langkah seperti ini lebih dari sekadar gimmick. Ini membangun hubungan yang menyenangkan antara merek dan konsumen, yang akhirnya berdampak pada peningkatan penjualan,” tambah Dian.
Dengan pendekatan inovatif yang segar dan relevan, Lazada membuktikan bahwa humor dan budaya bisa menjadi elemen penting dalam strategi pemasaran digital. Kini, “Mas Hilal” bukan hanya dicari di langit, tetapi juga di layar ponsel para pengguna Lazada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









