Hari Ini Malam Jumat Apa? Cek Kalender Jawa 7 Agustus dan Wetonnya

AKURAT.CO Perlu diketahui bahwa dalam kalender Jawa, pergantian hari terjadi saat matahari terbenam (waktu maghrib atau surup), bukan pukul 00.00 seperti kalender Masehi.
Artinya, setelah matahari terbenam hari ini, masyarakat Jawa sudah memasuki hari Jumat menurut perhitungan mereka.
Lantas, malam Jumat apa hari ini? Cek berikut kalender Jawa dan wetonnya.
Kalender Jawa Hari Ini
Tanggal Masehi: Kamis, 7 Agustus 2025 (hingga maghrib)
Tanggal Jawa: 13 Sapar 1959 Dal
Weton Hari Ini: Kamis Legi (Neptu 13: Kamis 8 + Legi 5)
Tanggal Hijriah: 13 Safar 1447 H
Setelah Maghrib: Sudah masuk malam Jumat Pahing menurut kalender Jawa
Weton Setelah Maghrib (Malam Ini): Jumat Pahing (Neptu 15: Jumat 6 + Pahing 9)
Penjelasan: Hari Ini Malam Jumat Apa?
Siang hingga maghrib: Kamis Legi
Setelah maghrib (Malam Ini): Sudah masuk malam Jumat Pahing
Di dalam tradisi Jawa, malam Jumat sangat sakral, dan setiap pasaran (Pahing, Legi, Wage, Pon, Kliwon) punya maknanya sendiri. Kamis Legi akan diikuti oleh malam Jumat Pahing.
Arti dan Karakteristik Weton Hari Ini
Kamis Legi (Neptu 13)
Karakter orang yang lahir pada weton Kamis Legi dikenal pandai bergaul, memiliki wawasan yang luas, dan kebijaksanaan dalam bertindak.
Namun, mereka kadang-kadang merasa tersisih dan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar.
Dari segi keberuntungan, hari ini sangat baik digunakan untuk menanam, menyimpan hasil panen, serta memulai berbagai aktivitas penting yang membutuhkan energi dan keberhasilan.
Secara makna spiritual, disarankan bagi mereka untuk melakukan introspeksi diri dan menjalankan kegiatan positif yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi sesama di sekitarnya.
Jumat Pahing (Malam Ini, Neptu 15)
Kombinasi weton ini termasuk salah satu yang dianggap baik untuk menjalankan aktivitas spiritual dan berbagai acara tradisi.
Weton tersebut dipercaya membawa energi yang kuat, sehingga mendukung pelaksanaan ritual-ritual keagamaan serta adat istiadat dalam masyarakat Jawa dengan khidmat dan penuh makna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







