Investor Nilai Land Bank Besar Jadi Daya Tarik Properti Agung Sedayu Group

AKURAT.CO Investasi properti di kawasan Agung Sedayu Group (ASG) dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan.
Hal ini tercermin dari pandangan sejumlah investor yang melihat pengembangan kawasan terus berjalan, didukung peningkatan fasilitas, konektivitas, serta aktivitas ekonomi.
Salah satu faktor utama yang menjadi perhatian adalah besarnya cadangan lahan (land bank) yang dimiliki emiten properti terkait pengembangan kawasan PIK 2, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).
Investor Yanto menilai, land bank yang besar menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan jangka panjang perusahaan properti.
Menurutnya, ketersediaan lahan memungkinkan pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Kita kenal emitennya PANI dan CBDK, itu memiliki land bank yang sangat besar dan menjanjikan future growth yang luar biasa,” ujar Yanto, Rabu (29/4/2026).
Dalam industri properti, land bank memang kerap menjadi indikator utama yang diperhatikan investor.
Cadangan lahan yang luas membuka peluang bagi pengembang untuk menghadirkan proyek baru, memperkuat ekosistem kawasan, serta menciptakan nilai tambah dalam jangka panjang.
Pandangan serupa disampaikan investor lainnya, David.
Baca Juga: Iuran BPJS Ketenagakerjaan Dipangkas 50 Persen untuk BPU, Ini Syarat dan Daftar Penerimanya
Ia menilai prospek kawasan semakin kuat dengan adanya pengembangan infrastruktur, khususnya konektivitas jalan tol yang akan meningkatkan mobilitas dan memperluas jangkauan pasar.
“Future growth yang ditawarkan PANI juga pasti ke depannya akan sangat banyak, apalagi tol nanti akan terhubung semua,” kata David.
Selain infrastruktur, David juga menyoroti pesatnya pertumbuhan fasilitas komersial dan gaya hidup di kawasan tersebut.
Menurutnya, keberadaan berbagai fasilitas seperti toko, coffee shop, olahraga, hingga hiburan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung maupun investor.
“Toko, coffee shop, padel, ataupun tempat hiburan terus bertambah. Ini akan mendorong pertumbuhan kawasan, terutama bagi investor,” ujarnya.
Sementara itu, investor Dicky menilai kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) memiliki posisi yang kuat dalam industri properti nasional.
Ia melihat daya tarik kawasan tidak hanya bertumpu pada produk, tetapi juga pada inovasi yang terus dihadirkan.
“Kalau kita lihat semua emiten properti, menurut saya PIK termasuk yang terbaik di Indonesia,” ucap Dicky.
Menurutnya, inovasi menjadi faktor pembeda di tengah persaingan industri. Kawasan yang aktif menghadirkan konsep baru akan lebih mudah menarik minat, baik dari investor domestik maupun asing.
“Selalu ramai dan penuh inovasi. Itu yang membuat investor lokal maupun asing tertarik,” tambahnya.
Dengan berbagai faktor tersebut, investor menilai properti Agung Sedayu Group tetap memiliki daya tarik kuat.
Mulai dari land bank yang luas, pengembangan infrastruktur, pertumbuhan fasilitas gaya hidup, hingga inovasi kawasan menjadi alasan utama prospeknya dinilai tetap positif ke depan.
Baca Juga: Apa Itu Hilirisasi? Strategi Ekonomi yang Bisa Mengubah Nasib Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








