Akurat Logo

NICE PIK 2 Jadi Pusat Industri Konstruksi dan Properti, Megabuild-Keramika 2026 Resmi Digelar

Saeful Anwar | 5 Juni 2026, 14:20 WIB
NICE PIK 2 Jadi Pusat Industri Konstruksi dan Properti, Megabuild-Keramika 2026 Resmi Digelar
Pameran Megabuild 2026, Keramika Indonesia Expo ke-11, dan Megaproperty Expo 2026 resmi dibuka di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Kamis (4/6/2026).

AKURAT.CO Pameran Megabuild 2026, Keramika Indonesia Expo ke-11, dan Megaproperty Expo 2026 resmi dibuka di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Kamis (4/6/2026).

Ribuan pengunjung dari kalangan arsitek, kontraktor, desainer interior, pengembang properti, investor, hingga pelaku industri konstruksi memadati Hall 5, Hall 6, dan Hall 7 pada hari pertama penyelenggaraan.

Pameran yang berlangsung hingga 7 Juni 2026 ini menggabungkan tiga sektor strategis, yakni bahan bangunan, industri keramik, dan properti dalam satu platform terpadu.

Konsep tersebut dihadirkan untuk mempermudah pelaku industri memperoleh berbagai solusi bisnis dalam satu lokasi.

Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, menilai penyelenggaraan Keramika Indonesia Expo ke-11 bersama Megabuild dan Megaproperty 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan industri nasional.

“Penyelenggaraan Keramika Indonesia Expo ke-11, Megabuild, dan Megaproperty 2026 menjadi momentum krusial bagi kebangkitan industri nasional menuju posisi empat besar produsen global,” kata Faisol saat membuka acara.

Pembukaan pameran turut dihadiri perwakilan pemerintah, asosiasi industri, pelaku usaha nasional, serta peserta dari berbagai negara.

Usai seremoni pembukaan, Faisol melakukan VIP Booth Tour untuk melihat langsung perkembangan teknologi manufaktur, material konstruksi, produk keramik, hingga proyek-proyek properti yang dipamerkan.

Tahun ini, penyelenggara mengusung konsep The Ultimate 3-in-1 Sourcing Hub. Konsep tersebut memungkinkan para pelaku industri mencari material bangunan, produk keramik, solusi desain, teknologi konstruksi, hingga peluang investasi properti dalam satu kunjungan.

Baca Juga: Menjaga Rasa Aman Anak di Tengah Riuhnya Dunia Orang Dewasa

Megabuild 2026 menghadirkan berbagai inovasi material bangunan, teknologi rumah pintar, serta solusi konstruksi modern.

Sementara Keramika Indonesia 2026 menampilkan perkembangan terbaru industri keramik nasional, mulai dari mesin manufaktur, teknologi produksi, produk sanitary ware, hingga desain keramik terkini.

Adapun Megaproperty Expo 2026 menjadi ajang pertemuan antara pengunjung dengan berbagai proyek hunian dan komersial yang ditawarkan sejumlah pengembang.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI), Edy Suyanto, mengatakan pameran tersebut menjadi sarana penting untuk menunjukkan daya saing industri keramik nasional yang terus meningkat.

Menurutnya, kualitas produk, desain, dan teknologi yang dimiliki produsen dalam negeri kini semakin siap bersaing di pasar internasional dan mampu memenuhi kebutuhan berbagai proyek premium di Indonesia.

Sementara itu, Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya, mengatakan penyelenggaraan tahun ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga wadah kolaborasi lintas sektor.

“Integrasi tiga pameran sekaligus memungkinkan terjadinya pertemuan berbagai kepentingan bisnis dalam satu ekosistem. Kolaborasi antara sektor material bangunan, keramik, desain, dan properti diharapkan dapat membuka peluang investasi yang lebih luas sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi terbaru kepada pasar,” ujarnya.

Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai agenda pendukung, mulai dari business matching, seminar industri, diskusi arsitektur dan desain interior, workshop profesional, kompetisi desain, penghargaan konstruksi, hingga peluncuran produk dan teknologi terbaru.

Baca Juga: Cair Juni! Cara Cek PIP Termin 2 dan Aktivasi Rekening Agar Dana Tidak Hangus

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.