Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Teks Asli, Sejarah, dan Tokoh Perumusnya

AKURAT.CO Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia menjadi dokumen bersejarah yang menandai lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka.
Teks Proklamasi dibacakan oleh Soekarno didampingi Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.
Namun, sebelum dibacakan, naskah tersebut melalui proses perumusan yang melibatkan sejumlah tokoh penting serta situasi politik yang menentukan masa depan bangsa Indonesia.
Baca Juga: Prudential Indonesia Raih Penghargaan PR 2026, Perkuat Komunikasi dan Literasi Asuransi
Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Berikut teks Proklamasi yang dibacakan oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945:
PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, 17-8-'05
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno/Hatta
Ejaan pada naskah di atas merupakan ejaan asli yang digunakan pada 1945. Dalam ejaan bahasa Indonesia modern, kalimatnya menjadi:
Baca Juga: Harga Sembako Hari Ini 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp60 Ribu Per Kg!
PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Jakarta, 17 Agustus 1945
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno/Hatta
Sejarah Penyusunan Naskah Proklamasi
Penyusunan Proklamasi tidak terlepas dari situasi politik setelah Jepang menyerah kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945. Kekalahan Jepang menciptakan kesempatan bagi para pemimpin Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan.
Pada 16 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa oleh sejumlah pemuda ke Rengasdengklok, Karawang. Para pemuda mendesak agar kemerdekaan segera diproklamasikan tanpa menunggu keputusan Jepang.
Setelah terjadi kesepakatan, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Pada malam hari, penyusunan naskah Proklamasi dilakukan di rumah Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1, Jakarta.
Soekarno menyusun konsep naskah, sementara Mohammad Hatta dan Achmad Soebardjo turut memberikan masukan. Setelah konsep selesai, naskah tersebut kemudian diketik oleh Sayuti Melik.
Dalam proses perumusan, terdapat beberapa perubahan dari konsep tulisan tangan Soekarno. Salah satunya adalah bagian penutup yang kemudian menjadi “Atas nama bangsa Indonesia, Soekarno/Hatta.”
Pada 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB, Soekarno didampingi Mohammad Hatta membacakan Proklamasi di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.
Pembacaan tersebut menandai lahirnya Indonesia sebagai negara yang merdeka. Setelah Proklamasi dibacakan, dilakukan pengibaran bendera Merah Putih yang dijahit oleh Fatmawati.
FAQ
1. Apa isi Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?
Naskah Proklamasi berisi pernyataan bahwa bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya serta penegasan bahwa pemindahan kekuasaan akan dilaksanakan dengan cara saksama dan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
2. Siapa yang merumuskan Naskah Proklamasi?
Naskah Proklamasi dirumuskan oleh Soekarno, Mohammad Hatta, dan Achmad Soebardjo. Soekarno menulis konsep naskah, sedangkan Hatta dan Soebardjo turut memberikan masukan.
3. Siapa yang mengetik Naskah Proklamasi?
Naskah Proklamasi diketik oleh Sayuti Melik setelah konsep tulisan tangan Soekarno disepakati.
4. Di mana Naskah Proklamasi dirumuskan?
Naskah Proklamasi dirumuskan di rumah Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1, Jakarta, pada malam 16 Agustus 1945.
5. Kapan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan?
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan pada 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB oleh Soekarno didampingi Mohammad Hatta.
Kesimpulan
Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia menjadi tonggak penting dalam perjalanan sejarah bangsa.
Proses penyusunannya melibatkan Soekarno, Mohammad Hatta, Achmad Soebardjo, dan Sayuti Melik dalam situasi politik yang penuh tekanan setelah Jepang menyerah kepada Sekutu.
Pembacaan Proklamasi pada 17 Agustus 1945 kemudian menjadi momentum bersejarah yang menegaskan kemerdekaan Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK

