900 Ribu Pedagang Thrifting Dialihkan Jual Produk Lokal, Begini Skemanya!

AKURAT.CO Kementerian UMKM akan melakukan transisi agar 900 ribu pelaku usaha yang biasanya menjual pakaian bekas impor (thrifting) beralih berjualan produk lokal. Upaya transisi ini penting dalam rangka pengentasan impor thrifting ilegal.
"Thrifting itu pengusahanya ada sekitar 900 ribuan. 900 ribu kali 4 loh nasib kehidupan (keluarga) mereka. Ini nggak usah kita bicara masa depan, kita bicara kehidupan," kata Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu, (5/11/2025)
Helvi menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan skema transisinya agar pelaku usaha tersebut tetap memiliki sumber penghasilan untuk kehidupan keluarganya, saat mengalihkan dagangannya dari thrifting ke produk lokal.
Baca Juga: 16 Juta UMKM Masih Manual, Pemerintah Luncurkan KUR Teknologi
"Deputi kami sudah mengadakan pendekatan. Kemudian kami berusaha agar mereka di masa transisi mulai mengalihkan. Dan itu kami mitrakan dengan beberapa UMKM yang sudah established," kata Helvi.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan fasilitas permodalan untuk para pelaku yang ingin beralih usaha. Permodalan bagi UMKM ini merupakan komitmen kementerian berdasarkan penugasan dari Presiden Prabowo. Sebagai contoh yaitu kebijakan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan dengan pinjaman hingga Rp 100 juta.
"KUR itu Rp 0 sampai Rp 100 juta tanpa agunan. Jadi silakan teman-teman yang ingin beralih usaha ikut pola kementerian. Nanti kami hubungkan dengan perbankan penyelenggara KUR," kata Helvi.
Lebih lanjut, Helvi menekankan, penyelesaian masalah thrifting tak boleh dilakukan secara emosional, melainkan lewat dialog. Dan, pemerintah telah bertemu sejumlah komunitas thrifting, kemudian akan menggiatkan lagi sosialisasi serta pendampingan.
Baca Juga: Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia Dorong UMKM Naik Kelas lewat Promo Guncang 11.11
"Kami mengajak teman-teman itu masuk ke ekosistem itu. Jadi, kami yakini kalau kita memang memecahkan masalah tanpa emosi, ya kita diskusi dan kami berusaha untuk itu," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








