Akurat Logo

Bazar Monas Dongkrak Omzet UMKM Saat Lebaran 2026

Esha Tri Wahyuni | 29 Maret 2026, 12:26 WIB
Bazar Monas Dongkrak Omzet UMKM Saat Lebaran 2026
Bazar UMKM Monas (Akurat.co/Echa Tri Wahyuni)

AKURAT.CO Bazar rakyat yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, mendorong lonjakan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di momentum Idul Fitri. Sejumlah pedagang melaporkan peningkatan pesanan hingga ratusan porsi dalam satu hari.

Pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan tersebut mendapatkan dampak langsung dari tingginya kunjungan masyarakat. Fauzi, pedagang bakso asal Jakarta Barat, mengaku menerima pesanan lebih dari 500 porsi untuk dibagikan secara gratis kepada pengunjung.

“Bagaimana ya, luar biasa. Jarang-jarang ada seperti ini. Biasanya yang pesan ini dinas, tetapi baru kali ini untuk Pak Prabowo mah, good lah. Membantu sangat UMKM, sangat membantu,” ujar Fauzi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Baca Juga: Emas Global Masih Fluktuatif, Target Tembus Rp6 Juta Masih Terbuka

Dirinya juga memastikan bahwa hingga Lebaran tahun ini, harga bahan baku masih relatif stabil. 

“Untuk bahan-bahan masih stabil. Belum ada kenaikan harga di Lebaran ini. Belum ada perubahan harga dari pasar,” katanya.

Pelaku UMKM lainnya, Megawati, penjual rendang asal Jakarta Selatan, menyampaikan hal serupa. Ia menerima pesanan sebanyak 500 paket nasi rendang dalam kegiatan tersebut. 

“Mudah-mudahan kita di dalam UMKM ini bisa dibantu dengan event-event seperti ini dan di event-event selanjutnya juga untuk permodalannya dibantu,” ujarnya.

Sementara itu, Shela, pedagang pempek dari Bintaro, menilai bazar ini menjadi dorongan nyata bagi keberlangsungan usaha kecil. 

“Sangat membantu sih buat saya, buat muter-muter modal lagi ya. Penambahan modal lagi,” kata Shela.

Baca Juga: Miami Terbuka: Jannik Sinner Menuju Sejarah, Segel Final Usai Singkirkan Alexander Zverev

Secara makro, momentum Lebaran selama ini menjadi pendorong utama konsumsi domestik. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan konsumsi rumah tangga berkontribusi lebih dari 50% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan peningkatan signifikan terjadi setiap periode hari besar keagamaan, termasuk Idul Fitri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.