Akurat Logo

Amartha Dorong Ketahanan Finansial UMKM Indonesia

Yusuf Tirtayasa | 25 Mei 2026, 11:43 WIB
Amartha Dorong Ketahanan Finansial UMKM Indonesia
Amartha Dorong Ketahanan Finansial UMKM Indonesia

AKURAT.CO Amartha bersama berbagai mitra lintas sektor mendorong penguatan ketahanan finansial UMKM dan komunitas akar rumput melalui pendekatan financial health yang lebih berkelanjutan.

Langkah tersebut dilakukan melalui rangkaian Road to The 2026 Asia Grassroots Forum yang digelar bersama Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) pada 7 Mei 2026.

Forum tersebut dihadiri lebih dari 20 mitra lintas sektor mulai dari lembaga sosial masyarakat, perusahaan, peneliti, hingga perwakilan pemerintah untuk membahas kondisi kesehatan finansial masyarakat akar rumput di Indonesia.

Akses Keuangan Dinilai Belum Cukup Perkuat UMKM

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 80,51 persen.

Namun di sisi lain, World Bank Global Findex mencatat lebih dari 60 persen UMKM di Indonesia masih mengalami kesulitan memperoleh pendapatan yang stabil.

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan bahwa akses layanan keuangan saja belum cukup untuk menciptakan ketahanan finansial masyarakat secara berkelanjutan.

Chief Compliance & Sustainability Officer Amartha, Aria Widyanto menjelaskan bahwa masyarakat akar rumput juga membutuhkan pendampingan, edukasi, hingga akses teknologi dan pasar.

“Akses keuangan menjadi salah satu instrumen yang dapat mendorong UMKM untuk maju, tetapi akses keuangan perlu dibarengi dengan intervensi. Mulai dari pendampingan, edukasi, teknologi yang mudah, akses pasar, hingga kebijakan. Inilah yang mendasari Amartha mengumpulkan para mitra lintas sektor untuk bersama-sama merumuskan berbagai intervensi yang mampu mendorong ketahanan kesehatan keuangan bagi komunitas akar rumput,” ujar Aria Widyanto.

Menurutnya, konsep financial health harus dirumuskan berdasarkan kondisi nyata masyarakat, termasuk pendapatan yang tidak menentu dan risiko usaha sehari-hari.

Asia Grassroots Forum 2026 Fokus pada Financial Health

Direktur Eksekutif Koalisi Ekonomi Membumi (KEM), Fito Rahdianto menilai forum tersebut penting untuk menyelaraskan perspektif mengenai kesehatan finansial masyarakat.

“Sebagai koalisi yang mendorong pembiayaan bagi bisnis berkelanjutan dan ekonomi restoratif, KEM melihat inisiatif Amartha sebagai langkah penting untuk membawa perspektif akar rumput ke dalam perumusan financial health. Melalui forum ini, berbagai pihak dapat menyelaraskan pandangan dan membangun pendekatan yang lebih relevan, aplikatif, serta berdampak bagi ketahanan finansial dan kesejahteraan masyarakat,” kata Fito Rahdianto.

Sementara itu, Analis Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, Siti Humaira menyebut konsep financial health masih membutuhkan pemahaman bersama agar implementasinya lebih optimal.

“Financial health memiliki cara pandang yang lebih komprehensif dalam melihat kondisi keuangan masyarakat. Namun, karena konsep ini masih relatif baru, penting untuk menyamakan pemahaman mengenai definisi serta bentuk implementasinya,” ujar Siti Humaira.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, Amartha juga akan kembali menggelar The 2026 Asia Grassroots Forum pada 3-4 Juni 2026 di Jakarta dengan tema “Enabling Growth, Elevating Financial Health”.

Forum tersebut ditargetkan dihadiri lebih dari 500 delegasi lintas sektor dari dalam dan luar negeri, termasuk investor, akademisi, perusahaan teknologi, komunitas, hingga pembuat kebijakan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.