168 UMKM Batik Ramaikan Puspa Nuswantara, Target Transaksi Rp20 Miliar

AKURAT.CO Industri batik nasional kembali mendapat ruang promosi melalui penyelenggaraan Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026 yang digelar pada 8-12 Juli di Hall A Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.
Tidak sekadar menjadi ajang pameran budaya, kegiatan yang digagas Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) ini juga diarahkan untuk memperkuat pasar batik nasional dengan target transaksi mencapai Rp20 miliar selama lima hari penyelenggaraan.
Sebanyak 168 booth akan diisi oleh perajin, UMKM, pelaku usaha batik hingga berbagai institusi pendukung industri batik dari berbagai daerah. Penyelenggara juga menargetkan lebih dari 25.000 pengunjung.
Baca Juga: Puspa Nuswantara 2026 Hadir, APPBI Libatkan 100 Tenant Batik
Ketua Umum APPBI, Komarudin Kudiya mengatakan batik tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi ribuan perajin di berbagai daerah.
"Batik bukan hanya produk ekonomi, tetapi identitas budaya bangsa. Melalui Puspa Nuswantara kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan perajin dengan pasar sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin memahami nilai, proses, dan filosofi batik asli Indonesia," katanya di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Selain menjadi sarana promosi, lanjut Komarudin, penyelenggaraan pameran juga diharapkan membuka peluang bisnis baru melalui kegiatan business matching antara pelaku usaha batik dengan calon pembeli maupun mitra usaha.
Senada dengan Komarudin, Direktur Utama PT Satu Tujuan Event (SATUE), Bambang Setiawan mengatakan konsep pameran tahun ini dirancang lebih modern dan inklusif agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Generasi Muda Jadi Pasar Potensial bagi Industri Batik Nasional
"Kami berharap Puspa Nuswantara menjadi alternatif pilihan masyarakat terhadap pameran batik yang telah ada sekaligus memperkuat industri batik nasional," ujarnya.
Berbagai kegiatan edukatif seperti demonstrasi membatik, seminar, talkshow hingga temu komunitas juga disiapkan guna memperkenalkan batik kepada generasi muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









