LIVE Shopping Ubah Bisnis Kopi Lokal, Sakha Coffee Serap 100 Pekerja

AKURAT.CO Perubahan cara masyarakat berbelanja di era digital tidak hanya menggeser kebiasaan konsumen, tetapi juga mengubah strategi pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis.
Jika sebelumnya promosi produk kopi mengandalkan kedai fisik atau rak supermarket, kini video pendek dan LIVE Shopping menjadi kanal baru yang mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memperluas pasar bagi produk kopi lokal.
Fenomena tersebut dirasakan oleh Sakha Coffee Roastery, pelaku usaha kopi asal Indonesia yang menyebut kanal digital melalui Tokopedia dan TikTok Shop kini menyumbang sekitar 40% dari total penjualan perusahaan.
Perubahan pola konsumsi itu bukan hanya meningkatkan transaksi, tetapi juga memperluas jangkauan pelanggan hingga berbagai daerah di Indonesia.
Pendiri Sakha Coffee Roastery, Teuku Andi Nova Reza, mengatakan platform digital memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan karakter kopi Nusantara kepada masyarakat.
Menurutnya, konsumen kini tidak lagi sekadar membeli produk, tetapi juga ingin mengetahui cerita di balik kopi yang mereka konsumsi.
"Tokopedia dan TikTok Shop membantu kami menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia. Yang paling penting, kami bisa menceritakan asal-usul setiap kopi kepada konsumen melalui konten dan LIVE Shopping. Ketika orang memahami cerita di balik produknya, mereka tidak hanya membeli kopi, tetapi juga menghargai perjalanan di baliknya," ujar Teuku dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026).
Baca Juga: Regulasi Ojol sebagai UMKM Dikebut, Ini Skema yang Disiapkan
Menurutnya, konten digital kini berkembang menjadi media edukasi baru bagi pecinta kopi. Lewat video pendek maupun siaran langsung, calon pembeli dapat mengenal karakter rasa, asal daerah, hingga metode penyeduhan sebelum memutuskan membeli.
Menariknya, pemanfaatan LIVE Shopping tidak hanya menyasar konsumen rumah tangga. Sakha Coffee juga mengaku banyak memperoleh pesanan dari pelaku usaha seperti pemilik coffee shop yang memanfaatkan siaran langsung untuk mencari bahan baku kopi bagi bisnis mereka.
Pertumbuhan penjualan melalui kanal digital tersebut kemudian berdampak langsung terhadap ekspansi perusahaan.
Sejak berdiri pada 2018 dengan hanya lima orang karyawan, Sakha Coffee kini telah mempekerjakan lebih dari 100 tenaga kerja yang tersebar pada berbagai divisi, mulai dari produksi, pengemasan, administrasi hingga host LIVE Shopping.
Ekspansi tersebut turut memberikan efek berganda terhadap rantai pasok kopi nasional. Sakha Coffee kini bermitra dengan petani kopi dari berbagai daerah seperti Mandailing, Karo, Lampung, Jawa Barat, Temanggung, Ijen, Flores, Bali, Toraja hingga Papua.
Teuku menilai perkembangan bisnis yang dicapai perusahaan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi para petani kopi lokal.
"Bagi kami, ketika masyarakat memilih kopi lokal, mereka bukan hanya membeli sebuah produk. Mereka juga ikut mendukung petani kopi Indonesia, membuka peluang kerja, dan mendorong semakin banyak pelaku usaha lokal untuk terus berkembang. Itulah dampak yang paling kami syukuri," katanya.
Momentum pertumbuhan itu semakin terlihat saat Sakha Coffee mengikuti kampanye #BeliLokal di Tokopedia dan TikTok Shop. Selama periode kampanye, penjualan perusahaan meningkat sekitar 60% dibandingkan hari biasa.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Skema UMKM bagi Pengemudi Ojol
Salah satu produk yang menarik perhatian konsumen adalah kopi Excelsa asal Sumedang. Varietas tersebut dikenal cukup langka karena hanya menyumbang sekitar 2% produksi kopi dunia, dan seluruh stok yang dipasarkan melalui peluncuran eksklusif di platform digital berhasil terjual habis.
Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, mengatakan pengalaman Sakha Coffee menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dibanding sekadar meningkatkan transaksi penjualan.
Menurutnya, ketika produk lokal semakin mudah ditemukan masyarakat, manfaatnya juga dirasakan oleh berbagai pihak dalam rantai ekonomi, mulai dari pelaku UMKM, petani, hingga penciptaan lapangan kerja.
"Kisah Sakha Coffee menunjukkan bahwa ketika produk lokal semakin mudah ditemukan oleh konsumen, manfaatnya tidak berhenti pada pertumbuhan bisnis. Di baliknya terdapat lapangan kerja yang tercipta, petani yang memperoleh akses pasar lebih luas, dan rantai pasok lokal yang semakin kuat. Melalui #BeliLokal, kami ingin semakin banyak UMKM Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang sekaligus memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitarnya," ujar Vonny.
Hingga kuartal I 2026, program #BeliLokal telah mendukung lebih dari 20.000 penjual lokal. Jumlah pelaku usaha yang bergabung meningkat 30% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara produk buatan Indonesia yang dipasarkan melalui platform tersebut bertambah 44% hingga mendekati 2 juta listing produk.
Selain itu, sejak 2024 Tokopedia dan TikTok Shop melalui program Waktunya STARt Go Digital telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 4.800 UMKM, kreator, dan afiliator, dengan sekitar 77% peserta berasal dari luar Jabodetabek.
Di tengah meningkatnya tren konsumsi kopi rumahan dan belanja berbasis konten, transformasi digital dinilai membuka peluang baru bagi kopi origin Indonesia untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Bagi pelaku usaha seperti Sakha Coffee, kanal digital tidak lagi sekadar menjadi tempat berjualan, tetapi telah berkembang menjadi sarana edukasi, pemasaran, sekaligus penghubung antara konsumen, petani, dan pelaku usaha dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










