Profil Mutiara Baswedan, Putri Sulung Anies Baswedan yang Jelaskan Alasan Indonesia Disebut Wakanda dan Konoha

AKURAT.CO Mutiara Annisa Baswedan, putri sulung Anies Baswedan, turut serta berperan sebagai anggota tim riset dalam kampanye Anies-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Selama periode kampanye ayahnya, Mutiara berfungsi sebagai peneliti dalam tim substansi untuk mendukung kemenangan AMIN.
Meskipun demikian, Mutiara tidak menjabat sebagai pemimpin tim. Di tengah kesibukannya, Mutiara juga aktif mendampingi Anies Baswedan dalam rangkaian kampanye.
Mutiara Baswedan juga sempat menjelaskan makna dari closing statement Anies Baswedan saat debat Pilpres 2024 yang viral di media sosial, yakni 'Wakanda No More, Indonesia Forever'dan 'Konoha'.
Pada acara Satu Asa Mutiara yang diselenggarakan MetroTV, Minggu (14/12/2023), Mutiara Baswedah menjelaskan bahwa arti 'Wakanda No More, Indonesia Forever'dan 'Konoha'ialah tidak ada ketakutan lagi untuk kebebasan berekspresi.
"Kebebasan berpendapat itu harusnya tenang untuk menyebutkan 'oh Indonesia begini' tapi sekarang sering diganti tuh, apalagi di Twitter. Contohnya diganti Wakanda atau Konoha, maksudnya itu menyampaikan bahwa 'Wakanda No More' jadi kita menyebut Indonesia aja harusnya tenang," ungkap Mutiara Baswedan.
Dikutip dari berbagai sumber, Senin (18/12/2023), berikut ini profil Mutiara Baswedan.
Baca Juga: Ganjar-Anies Siap Hadiri Sesi Debat yang Digelar KPK
Profil Mutiara Baswedan
Nama: Mutiara Annisa Baswedan
Lahir: 3 Juni 1997
Pendidikan: SMA Labschool Kebayoran, Fakultas Hukum Universitas Indonesia
Profesi: Researcher analyst
Orang tua: Anies Baswedan (ayah), Fery Farhati Ganis (ibu)
Saudara: Mikail Azizi Baswedan (adik), Kaisar Hakam Baswedan (adik), Ismail Hakim Baswedan (adik)
Pasangan: Ali Saleh Alhuraiby
Instagram: @mutiarabaswedan
Mutiara Annisa Baswedan, lahir pada 3 Juni 1997, merupakan anak sulung dari Anies Baswedan dan Fery Farhati Ganis.
Ia memiliki tiga saudara laki-laki, yakni Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan dan Ismail Hakim Baswedan.
Akrab disapa "Tia", Mutiara merupakan alumni SMA Labschool Kebayoran. Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya, ia melanjutkan studi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Selama masa studi, Tia meraih berbagai prestasi, termasuk menjadi perwakilan kampusnya dalam Indonesia Model United Nations 2017 sebagai Best Delegate dan Best Position Paper.
Tia juga meraih penghargaan Most Outstanding Delegate di Jogja International Model United Nation 2017 dan menjadi perwakilan Indonesia dalam Harvard National Model United Nations di Amerika Serikat.
Pada 21st Asian Law Students Association (ALSA) National English Competition 2017, Tia berhasil meraih juara ketiga.
Gelar Sarjana Hukum berhasil diraih oleh Mutiara dari Universitas Indonesia pada tahun 2020, meskipun proses kelulusannya dilaksanakan secara virtual karena situasi pandemi Covid-19.
Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya, Mutiara Annisa Baswedan bergabung dengan firma hukum Assegaf Hamzah & Partners pada periode 2021-2022.
Pada bulan Juli 2022, Mutiara Baswedan menikah dengan Ali Saleh Alhuraiby, sesama mahasiswa Universitas Indonesia.
Ali yang merupakan lulusan Kedokteran UI angkatan 2016, berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun. Saat ini, Ali Saleh Alhuraiby dikenal sebagai seorang dokter muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










