Akurat
Pemprov Sumsel

Ternyata Bukan Nagita Slavina, Ini Orang yang Pertama Kali Menerima Kehadiran Bayi Lily di Keluarga Raffi Ahmad

Shalli Syartiqa | 25 April 2024, 10:09 WIB
Ternyata Bukan Nagita Slavina, Ini Orang yang Pertama Kali Menerima Kehadiran Bayi Lily di Keluarga Raffi Ahmad

AKURAT.CO Belum lama ini bayi bernama Lily yang diduga akan diadopsi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mencuri perhatian publik.

Menariknya, bukan Nagita Slavina yang pertama kali menerima Lily, melainkan sang adik, Caca Tengker.

Kemudian, Lily diserahkan kepada Nagita Slavina oleh Caca Tengker, dengan tujuan untuk dibesarkan bersama.

Caca sering menghabiskan waktu bersama keluarga besar Nagita Slavina, bahkan tampil beberapa kali dalam vlog yang diunggah oleh Nagita dan Raffi Ahmad.

Asisten Raffi Ahmad, Merry, menjelaskan asal usul bayi Lily setelah banyak spekulasi yang beredar.

Meskipun banyak yang menduga bahwa Lily berasal dari Palestina yang saat ini dilanda konflik berkepanjangan, Merry menegaskan bahwa bayi tersebut sebenarnya berasal dari Indonesia.

Merry menjelaskan bahwa Lily berasal dari sebuah yayasan Indonesia tidak diungkapkan namanya.

Baca Juga: Nagita Slavina Kena Kritik Netizen Usai Sering Beri Makanan Bekas Gigitannya ke Orang Lain: Kebiasaan yang Kurang Baik!

"Dengar-dengar sih katanya dari yayasan. Bukan dari Palestina, dari Indonesia," ungkap Merry, dikutip dari channel YouTube TRANS TV Official, pada Kamis (25/4/2024).

Sementara itu, Merry menyatakan bahwa ia telah mengajukan pertanyaan kepada Nagita Slavina tentang niat untuk mengadopsi.

 

 

 

 

Namun, Merry tidak dapat memberikan kepastian karena Nagita masih belum membuat keputusan mengenai hal tersebut.

"Terus aku sempat nanya juga ke Mbak Gigi, 'Mbak emang mau diadopsi itu?'. 'Kalau saya adopsi itu harus minta persetujuan semua, anak-anak saya. Nanti lihat aja'," tambah Merry.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.