Heboh Dua Anggota DPR RI Arteria Dahlan dan Ashabul Kahfi Ditangkap Polisi Arab Saudi Selama 10 Menit, Netizen: Dewan Gak Tau Aturan!

AKURAT.CO Baru-baru ini, masyarakat dibuat heboh dengan kabar dua anggota DPR RI, Arteria Dahlan dan Ashabul Kahfi, telah ditangkap oleh polisi Arab Saudi saat ingin melaksanakan ibadah umrah.
Jelang puncak ibadah haji, pemerintah Arab Saudi memang sudah memberlakukan aturan ketat terkait izin dan visa resmi, yang ternyata turut dirasakan oleh dua anggota DPR RI Arteria Dahlan dan Ashabul Kahfi saat melakukan pemantauan pelaksanaan haji 2024 di Makkah.
Dua anggota tim pengawas haji DPR RI Arteria Dahlan dan Ashabul Kahfi, merasa tidak nyaman dengan aturan yang sangat ketat untuk masuk ke Kota Makkah.
Dikutip berbagai sumber, Jumat (14/6/2024), Arteria Dahlan sebagai politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyatakan bahwa benar polisi Arab Saudi telah menangkapnya, karena dokumen sebagai anggota DPR RI tidak dianggap.
Baca Juga: Tunggu Laporan Jaksa, KPK Bidik Sejumlah Anggota DPR dalam Kasus DJKA
Saat menghadiri rapat bersama Tim Pengawas DPR RI pada Rabu (12/6/2024), Arteria Dahlan menceritakan pengalamannya di Hotel Jarwal di Makkah, Arab Saudi, kepada Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas.
“Gak laku dokumen kita sebagai member of parlemen," ujar Arteria di hadapan Menag.
Arteria Dahlan bersama Ashabul Kahfi selaku Ketua Komisi VIII DPR RI, sempat berurusan dengan polisi Arab Saudi, sehingga mereka ditangkap oleh petugas keamanan Arab Saudi saat hendak masuk Kota Makkah.
Saat sedang mengambil miqat untuk umrah di Tan'im, Arteria Dahlan ditangkap setelah selesai sholat di Masjid Aisyah. Dia bahkan menyatakan bahwa polisi Arab Saudi masih menahan muthawifnya saat ini.
Baca Juga: Core Tax System Berlaku Akhir 2024, DPR Imbau Kesiapan Pegawai DJP
Bahkan, Arteria dan Ashabul sempat berada di dalam ruangan tahanan selama kira-kira sepuluh menit, hingga akhirnya dibebaskan setelah proses perencanaan dan komunikasi selesai.
Seperti yang diketahui, penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M ini sangat berbeda karena pemerintah Arab Saudi melakukan pengawasan yang sangat ketat terhadap jamaah yang akan pergi ke Makkah.
Akibat pemerintah Arab Saudi mengeluarkan peraturan baru ibadah haji, visa para jamaah akan diperiksa secara ketat.
Sejak 15 Dzulqaidah hingga 15 Dzulhijjah, orang yang memiliki visa ziarah dan berbagai jenisnya dilarang masuk ke Makkah.
Oleh sebab itu, banyak warga dari berbagai negara terkena razia hingga diusir dari Makkah oleh polisi Arab Saudi.
Karena pengalaman Arteria Dahlan dan Ashabul Kahfi yang viral di media sosial tersebut, ternyata banyak netizen yang mengecam perilaku anggota DPR RI karena melanggar aturan negara lain.
"Bayangi aja, umat Islam di seluruh dunia lebih dari 2 miliar, kalau pemerintah Saudi gak mengatur dengan tegas, terus over capacity, dan terjadi masalah fatal pada saat ibadah haji, bisa banyak korban nyawa..." tulis @alatasxxxxx.
"Kebiasaan di negaranya kebawa ke tempat lain, anggota dewan gak tau peraturan," balas @roseeeexxxx.
"Orang yang paling mulia adalah yang paling taqwa. Yang taqwa yang taat perintah... Aturan haji adalah dengan visa haji... Tidak peduli anggota DPR atau yang lain.. Ingat polisinya Arab Saudi tidak bisa disuap," tulis @agusxxxxxxx.
"Di hadapan polisi Arab aja gak dianggap itu jabatan, apalagi di hadapan Allah SWT," balas @dnyxxxxx.
Viralnya kasus tersebut, bisa menjadi pelajaran bagi warga negara asing yang ingin melaksanakan ibadah haji dan menaati peraturan ketat terkait penggunaan visa haji yang harus dipatuhi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








