Kerusuhan yang Pernah Terjadi di Babarsari hingga Dijuluki Sebagai Gotham City, Ini Asal Usulnya!

AKURAT.CO Baru-baru ini, wilayah Babarsari, di Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menjadi trending topic di X karena disebut adanya kerusuhan antar suku.
Namun Polresta Sleman sudah memastikan bahwa area Babarsari dan Kledokan di Depok, Sleman sudah aman.
Salah satu berita yang beredar di media sosial dan menyebutkan bahwa Babarsari dan Kledokan mengalami konflik merupakan kesalahan, karena keduanya baik-baik saja.
AKP Riski Adrian, Reskrim Polresta Sleman, membantah isu itu dan memastikan bahwa Babarsari dan Kledokan masih aman sehingga masyarakat lokal bisa menjalani aktivitas seperti biasa.
Baca Juga: Ngeri, Tersangka Pemicu Ricuh Babarsari Hasut 50 Orang Serang Korban di Jambusari
Salah satu alasan masyarakat waspada terhadap konflik dua wilayah tersebut, yakni Babarsari, Sleman sering menjadi perhatian karena adanya gesekan kelompok di masa lalu.
Bahkan, banyak orang yang menyebut wilayah Babarsari dengan julukan Gotham City, karena dikenal memiliki kasus kriminal tertinggi.
Babarsari merupakan tempat yang majemuk dengan banyak penduduk asli dan pendatang dari berbagai daerah.
Kericuhan biasanya disebabkan oleh perbedaan budaya antara penduduk asli dan pendatang ini.
Baca Juga: Empat Tersangka Pemicu Rusuh di Babarsari Ditahan
Mengutip berbagai sumber, Rabu (19/6/2024), berikut ini beberapa kasus kerusuhan yang pernah terjadi di wilayah Babarsari.
Kerusuhan yang Terjadi di Babarsari
1. Kericuhan antara komunitas ojek online dengan penagih utang (2020)
Bentrokan di Babarsari tidak hanya disebabkan oleh konflik antara penduduk lokal dan asing, namun bisa terjadi karena masalah antara komunitas ojek online dan penagih utang pada 2020 silam.
Peristiwa itu berawal dari salah satu ojek online dihalangi oleh penagih utang saat berda di jalan.
Setelah pengemudi ojol itu mendatangi kantor penagih utang tersebut, ternyata kejadian itu merembet dan menjadi kericuhan.
2. Perusakan ruko dan motor (2022)
Prasetyo Utomo (70), merupakan salah satu tokoh masyarakat yang menyatakan adanya kerusuhan di Babarsari.
Kerusuhan bermula ketika sejumlah orang datang ke sana dan merusak ruko pada Senin, 4 Juli 2022 lalu, diperkirakan ada seratus orang hadir pada saat itu.
"Wah tadi itu orang-orang 100 lebih. Saya pagi dapat info kalau blokir jalan. Kejadian di sini jam 10 lebih. Wong saya juga pas keluar. Setelah dari Polda ke sini langsung merusak," kata Prasetyo.
Waktu itu, kericuhan yang terjadi sangat mencekam karena kelompok tersebut merusak ruko dan motor yang ada di tempat.
"Ya merusak biasa. Ruko lima lebih. Korban dari warga tidak ada. Motor enam dibakar," jelasnya.
Baca Juga: Tiga Kelompok Terkait Rusuh Babarsari Minta Maaf, Sepakat Jaga Kondusifitas DIY
Kapolres Sleman, AKBP Ach Imam Rifai, menjelaskan bahwa penyampaian pendapat tentang kasus penganiayaan menjadi penyebab kerusuhan terjadi di Babarsari.
3. Kerusuhan di tempat karaoke (2022)
Pada Juli 2022 lalu, terjadi kerusuhan di Babarsari yang menjadi viral di media sosial karena salah satu pengunjung tempat karaoke tidak membayar.
Akibat hal tersebut, terjadi konflik antara sesama penduduk hingga marah dan menyebabkan pembakaran toko mebel, beberapa mobil, dan sejumlah orang terluka.
Polisi mengungkap bahwa penyebab utama terjadinya kerusuhan waktu itu, masih ada keterkaitan dengan kejadian yang terjadi beberapa hari sebelumnya di salah satu tempat karaoke yang ada di Babarsari.
Baca Juga: Satu Tersangka Kasus Penyerangan Jambusari, Pemicu Rusuh Babarsari Sleman Serahkan Diri ke Polisi
"Saya akan menjelaskan peristiwa yang berefek pada hari ini. Kejadian ini bermula hari Sabtu dini hari tanggal 2 Juli TKP di salah satu tempat hiburan di Babarsari. Itu dari kelompok dari oknum dari (menyebut asal daerah) itu ada di situ kemudian setelah selesai ditanya oleh kasirnya. Apakah sudah bayar atau belum yang kemudian intinya di situ ribut," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto di Mapolda DIY.
Karena tidak menemuka jalan keluar, akhirnya pihak manajemen karaoke menghubungi penanggungjawab keamanan pria berinisal K.
Bukannya mendapat solusi, keributan justru berujung pada perusakan sejumlah fasilitas tempat karaoke yang tidak terhindarkan oleh sejumlah warga.
Sejak viralnya kericuhan yang sering terjadi di Babarsari, membuat masyarakat menjulukinya sebagai Gotham City.
Beberapa orang juga mengubahnya menjadi "Barbarsari", yang merujuk pada kata "barbar", yang berarti tidak beradab.
Itulah asal usul munculnya sebutan Gothan City untuk wilayah Babarsari yang belakangan ini kembali jadi trending topic di media sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









