Akurat
Pemprov Sumsel

Diduga Korban Malapraktik, Ini Kronologi Selebgram Ella Nanda Sari Tewas Usai Sedot Lemak di Klinik Kecantikan Depok!

Iim Halimatus Sadiyah | 29 Juli 2024, 17:54 WIB
Diduga Korban Malapraktik, Ini Kronologi Selebgram Ella Nanda Sari Tewas Usai Sedot Lemak di Klinik Kecantikan Depok!

AKURAT.CO Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan seorang selebgram muda Ella Nanda Sari yang meninggal dunia usai leakukan perawatan sedot lemak di klinik kecantikan di Depok.

Klinik kecantikan tersebut merupakan WSJ Beauty Clinic Depok, tempat perawatan sedot lemak Ella Nanda Sari yang masih berusia 24 tahun.

Hal tersebut membuat Rikardo Siahaan, kuasa hukum WSJ Beauty Clinic Depok, mengungkap kronologi lengkap Ella Nanda Sari yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan sedot lemak.

Dikutip berbagai sumber, Senin (29/7/2024), berikut ini kronologi lengkap awal mulanya Ella Nanda Sari yang datang ke klinik kecantikan untuk perawatan sedot lemak.

Baca Juga: Korban Malapraktik, Lansia Austria Alami Salah Amputasi Kaki

Awal mulanya, Ella Nanda Sari datang ke klinik kecantikan seorang diri dengan membawa berkas administrasi untuk pendaftaran perawatan, kata Rikardo.

“Setelah tahapan itu, Ella masuk ke ruang tindakan, sedot lemak,” kata Rikardo dalam keterangannya.

Ia mengatakan bahwa sedot lemak berawal dari bagian lengan pertamanya berjalan tanpa masalah.

Selebgram Ella Nanda Sari dari Medan, Sumatera Utara, bahkan memiliki kesempatan untuk mengambil foto kedua tangannya dan lengannya dengan kamera HP setelah prosesnya berhasil.

Baca Juga: Dagu Bernanah Hingga Operasi, Kakak Elma Theana Diduga Korban Malapraktik

Sedot lemak di lengan pertama berjalan tanpa masalah, sehingga proses sedot lemak lanjut ke langkah berikutnya.

Ketika dokter melakukan penyedotan lengan kedua, ternyata ada masalah karena korban sempat mengigau hingga prosedur akhirnya dihentikan.

“Karena saat itu Ella mengigau, membuat dokter menghentikan tindakan dan langsung memberikan infus, setelah diinfus, dokter mengetahui ada pembuluh darah yang pecah,” ungkapnya.

 

Melihat korban yang mengigau ternyata sudah tidak sadarkan diri beberapa saat kemudian dan akhirnya dilarikan ke RS Bunda di Jalan Margonda Raya.

Namun sayangnya, saat tiba di rumah sakit, korban sudah meninggal dunia yang akhirnya klinik kecantikan tersebut dituduh menjadi penyebab utamanya.

“Dalam proses sedot lemak jika klinik kecantikan tidak dilengkapi pengecekan laboratorium pasien akan diminta melakukan pengecekan di laboratorium rumah sakit manapun, agar dokter klinik kecantikan mengetahui kondisi pasien saat akan dilakukan tindakan,” ujar Rikardo.

Sementara klinik kecantikan tersebut sudah melihat hasil pemeriksaan laboratorium, yaitu dokter menyatakan bahwa pasien dalam kondisi baik sebelum menjalani prosedur sedot lemak.

Korban juga memberi tahu dokter bahwa dia telah beristirahat selama dua hari sebelum prosedur medis dilakukan.

Baca Juga: Klinik Bayi Tabung Diduga Lakukan Malapraktik, Wanita Ini Lahirkan Bayi Beda Ras

“Setelah jalani rangkaian pemeriksaan termasuk tensi darah yang hasil pemeriksaannya normal, korban langsung melakukan tindakan,” ucapnya.

Setelah melakukan tindakan, ternyata dokter baru menyadari bahwa korban tidak jujur karena aslinya dia tidak melakukan istirahat selama dua hari sebelum perawatan medis.

“Dokter klinik langsung bertindak cepat, hingga akhirnya saat dalam perjalanan dokter baru mengetahui kalau korban menjawab tidak jujur, lantaran saat ditanya sudah istirahat korban menjawab dua hari sudah istirahat, namun saat ditanya oleh sopir yang mengantar. Korban dijemput di bandara, saat itu korban baru tiba dari medan,” tegas Rikardo.

Pihak WSj Beauty Clinic langsung menuju rumah duka korban di Medan, Sumatera Utara, setelah mengurus korbas yang tewas. Bahkan, klinik juga telah memediasi dengan keluarga korban dan akan membantu anak korban yang masih balita.

“Dengan mediasi ini akhirnya keluarga korban dan juga pihak klinik kecantikan sepakat berdamai,” pungkasnya.

Dengan penawaran dan proses mediasi, akhirnya pihak klinik kecantikan dan keluarga korban berdamai, karena tewasnya Ella Nanda Sari usai perawatan sedot lemak bukanlah hal yang disengaja.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.