Akurat
Pemprov Sumsel

Pendukung Anies Akui Program MBG Bermanfaat, Soroti Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Yusuf Tirtayasa | 21 Maret 2026, 16:07 WIB
Pendukung Anies Akui Program MBG Bermanfaat, Soroti Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja
ilustrasi program MBG

AKURAT.CO Perdebatan soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di media sosial, kali ini datang dari suara yang tak terduga.

Seorang pengguna TikTok yang mengaku sebagai pendukung Anies Baswedan justru mengungkap sisi positif dari program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto tersebut.

Video yang diunggah akun @jamilahsholih ini menarik perhatian publik dan telah ditonton puluhan ribu kali. Di tengah polarisasi politik yang masih terasa pasca Pemilu 2024, pengakuan ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya pergeseran perspektif berbasis pengalaman langsung.

Alih-alih sekadar opini, narasi yang disampaikan menyoroti dampak nyata program terhadap ekonomi mikro dan penyerapan tenaga kerja, khususnya di sektor kuliner dan distribusi pangan.

Dari Skeptis Jadi Terlibat Langsung dalam Program MBG

Jamilah Sholih, yang akrab disapa Mbak Sholik di TikTok, mengaku awalnya meragukan implementasi program MBG.

Namun, seiring waktu berjalan dan program mulai direalisasikan secara luas, pandangannya berubah. Ia bahkan ikut terlibat dengan membangun dapur MBG, memanfaatkan latar belakangnya sebagai pelaku usaha kuliner.

“Hai guys, ternyata TikTok-ku rame banget dengan serangan buzzer tentang MBG. Banyak yang ngolok-ngolokin aku,” kata Sholih.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak menjadi penghalang untuk berkontribusi dalam program pemerintah.

“Oke lah, mungkin aku anak abah. Dan dulu jelas nggak milih Pak Prabowo. Tapi, apa salah kalau aku ikut mensukseskan programnya Pak Prabowo? Toh ini kan negara kita semua, iya kan?” ujarnya.

Serap Tenaga Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal

Menurut Mbak Sholik, salah satu dampak paling terasa dari program MBG adalah terbukanya lapangan kerja. Ia menyebut satu dapur MBG bisa melibatkan puluhan warga sekitar yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.

“Yang diserap MBG itu rata-rata mereka awalnya jobless, nggak punya penghasilan. Sehingga mereka masuk di dapur MBG dapet penghasilan, ini bagus. Program ini bagus,” kata dia.

Selain itu, ia juga menyoroti efek domino terhadap sektor pertanian. Permintaan bahan pangan yang meningkat membuat hasil pertanian lebih terserap pasar, sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

“Tau nggak sih, periodenya Pak Jokowi ekonomi bener-bener melempem. Sayur-mayur melimpah di pasar nggak ada yang beli. Dan itu banyak yang dibuang-buang,” ujarnya.

Meski demikian, ia tetap menegaskan pentingnya evaluasi agar program bisa berjalan lebih optimal. “Tapi ini bukan untuk menjelek-jelekan, bukan untuk menyudutkan, tetapi untuk perbaikan kita semua,” tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.