Ayat-Ayat Al-Quran Yang Jelaskan Watak Bangsa Israel, Salah Satunya Suka Membangkang Pendapat Umum

AKURAT.CO Bangsa Israel merupakan suatu negara yang didominasi oleh agama Yahudi, yang juga dikenal dengan watak-wataknya yang buruk, seperti suka membangkang, kufur nikmat, suka membunuh, dan lain sebagainya.
Watak-watak buruk, yang turut menjadikan kaum Yahudi menerima banyak kebencian dari bangsa lainnya, tersebut juga dijelaskan Allah SWT melalui ayat-ayatnya dalam Al-Quran, sebagai berikut;
- Membangkang Terhadap Allah SWT
Melalui QS. Al-Baqarah ayat 93, Allah menjelaskan watak kaum Yahudi yang membangkang dan berpaling dari ajaran Kitab Taurat yang diturunkan Allah khusus kepada nabi mereka, Nabi Musa AS.
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ ٱلطُّورَ خُذُوا۟ مَآ ءَاتَيْنَٰكُم بِقُوَّةٍ وَٱسْمَعُوا۟ ۖ قَالُوا۟ سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا وَأُشْرِبُوا۟ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْعِجْلَ بِكُفْرِهِمْ ۚ قُلْ بِئْسَمَا يَأْمُرُكُم بِهِۦٓ إِيمَٰنُكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
“Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!" Mereka menjawab: "Kami mendengar tetapi tidak mentaati". Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat).” (Al-Baqarah: 93).
Baca Juga: Ketahui! Ini Tafsir Surah Al-Fiil Dan Siasat Licik Israel Dalam Menghancurkan Palestina
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa kaum Yahudi diminta melakukan melakukan ikrar untuk beriman kepada Nabi Musa dan Kitab Taurat, serta ditakuti dengan ancaman azab berupa timpaan dengan Gunung Sina.
Namun, meski mereka mendengar perintah tersebut, mereka justru menyatakan tak akan menaati Allah, yang dibuktikan melalui perbuatan mereka yang menyembah patung sapi.
- Suka Berkhianat dan Menyukai Pertumpahan Darah
Allah menjelaskan dalam firmanNya, QS. Al-Baqarah ayat 84,
وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَكُمْ لَا تَسْفِكُوْنَ دِمَاۤءَكُمْ وَلَا تُخْرِجُوْنَ اَنْفُسَكُمْ مِّنْ دِيَارِكُمْۖ ثُمَّ اَقْرَرْتُمْ وَاَنْتُمْ تَشْهَدُوْنَ
“Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu (yaitu): Kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu, kemudian kamu berikrar (akan memenuhi) sedang kamu mempersaksikannya". (QS. Al Baqarah: 84).
Kaum Yahudi menjadi kelompok yang turut terlibat dalam sejumlah peperangan serta gemar membunuh musuhnya, walau musuh tersebut berasal dari teman satu golongannya sendiri.
Meski hal ini telah diatur dalam ajaran mereka (Kitab Taurat), namun berkhianat dan menyukai pertumpahan darah merupakan watak dari kaum Yahudi.
- Mendustakan Nikmat Allah SWT
Firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 47, yang berbunyi:
يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اذْكُرُوْا نِعْمَتِيَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَاَنِّيْ فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعٰلَمِيْنَ
“Hai Bani Israil, Ingatlah nikmatKu yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasannya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat,” (QS/ Al-Baqarah:47).
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa kaum Yahudi merupakan bangsa yang mendustakan nikmat-nikmat dari Allah SWT kepada mereka.
Nikmat kaum Yahudi yang mereka dustakan salah satunya dengan dijadikannya keturunan kaum tersebut terpilih sebagai Nabi dan Rasul, serta turut menerima kitab-kitabsamawi, seperti Nabi Daud dengan Zabur, Nabi Musa dnegan Taurat, serta Nabi Isa dengan Injil.
- Mencela Allah SWT dan Membunuh Nabi-Nabi Mereka Sendiri
Baca Juga: G-Creasi Latih Peternak Di Bojonegoro Budi Daya Dan Pengolahan Indigofera Sebagai Pakan Alternatif
Dalam QS. Ali Imran ayat 181, Allah SWT berfirman:
لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ
“Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya". Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka): "Rasakanlah olehmu azab yang membakar". (Ali Imran ayat 181).
Dalam ayat ini dijelaskan watak kaum Yahudi yang kerap mencela Allah SWT sebagai fakir/miskin dan menyombongkan diri sebagai makhluk yang kaya.
Hal ini dilakukan untuk menjelaskan sifat mereka yang merasa berkuasa bahkan menganggap bahwa Allah SWT lah yang membutuhkan mereka.
Dosa inilah yang akan dicatat malaikat bersama dosa-dosa mereka yang telah membunuh nabi-nabi Allah secara zalim.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










