Akurat
Pemprov Sumsel

Simak Ayat Al-Quran Tentang Larangan Bullying Sesama Manusia

Shalli Syartiqa | 27 Februari 2024, 21:30 WIB
Simak Ayat Al-Quran Tentang Larangan Bullying Sesama Manusia

AKURAT.CO Kasus perundungan sedang viral di media sosial, terdapat ayat-ayat Al-Quran menegaskan prinsip-prinsip keadilan, kebijaksanaan, dan kasih sayang dalam hubungan manusiawi.

Dalam konteks bullying, Al-Quran menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak seseorang dan larangan melakukan tindakan yang merendahkan martabat manusia.

Dikutip dari berbagai sumber, simak berikut ayat Al-Quran tentang larangan bullying.

Ayat Al-Quran tentang larangan bullying

1. Surat Al-Ahzab ayat 58

  وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا 

Artinya: Orang-orang yang menyakiti mukminin dan mukminat, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, sungguh, mereka telah menanggung kebohongan dan dosa yang nyata.

Dalam Tafsir Al-Misbah, Profesor Quraish Shihab menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan bahwa menimbulkan kerugian kepada orang-orang mukmin, baik laki-laki maupun perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat adalah perbuatan yang dosa. Mereka telah melakukan perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama Islam.

Ayat ini menekankan pentingnya menjalin hubungan yang penuh dengan kasih sayang, keadilan dan kebenaran di antara sesama manusia, sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan perdamaian dan kesejahteraan bersama.

Baca Juga: VIRAL Pihak Pengacara Pelaku Beberkan Kronologi Penganiayaan Santri di Kediri

2. Al-Humazah ayat 1

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍۙ 

Artinya: Celakalah setiap pengumpat lagi pencela.

Salah satu surah pendek dalam Al-Qur'an ini membawa pesan yang sangat penting tentang menjauhi perilaku yang merugikan, seperti fitnah, penghinaan dan sikap yang merendahkan.

Surat ini merupakan surat ke-104 dalam Al-Qur'an dan terdiri dari 9 ayat. Surat ini disebut dengan nama "Al-Humazah" yang berasal dari kata "Al-Humazah" yang berarti "orang yang mencaci-maki" atau "orang yang mengumpat".

3. Al-Hujarat ayat 11

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

Artinya, "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok); dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik) setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim."

Imam At-Thabari dalam Jami'ul Bayan menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan larangan menghina satu sama lain, baik karena perbedaan status sosial, ekonomi, atau alasan lainnya.

Ayat ini menekankan pentingnya menjauhi perilaku yang merendahkan dan menghina orang lain.

Al-Qur'an mengajarkan agar umat Islam saling menghormati dan menghargai satu sama lain, serta menjauhi segala bentuk perilaku yang merugikan atau menyakiti sesama.

 
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.