AKURAT.CO, Indonesia sejauh ini mampu mengumpulkan tiga medali emas, satu medali perak, dan lima medali perunggu di Asian Games Hangzhou 2022. Terbaru, satu medali emas disumbangkan Harris Horatius yang tampil di cabang olahraga (cabor) wushu.
Sebelumnya, cabang wushu sudah lebih dulu menyumbangkan medali perak lewat Edgar Xavier Marvelo. Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PN WI) Airlangga Hartato sangat bersyukur dengan apa yang diraih pasukannya pada pesta olahraga multi event terbesar se-Asia ini.
Bukan cuma itu, Airlangga menyebut bahwa hasil ini juga membuat target satu medali emas yang mereka canangkan sejak awal berhasil terpenuhi. Pun begitu, ia berharap emas yang didapatkan Harris mampu memicu atlet-atlet wushu Indonesia lainnya.
Baca Juga: Asian Games: Harris Horatius Sumbang Emas Ketiga Untuk Indonesia Lewat Wushu
"Alhamdulillah Harris Horatius sukses menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia setelah sebelumnya Edgar menyumbangkan medali perak. Target satu medali emas sudah terpenuhi," kata Airlangga.
"Selamat buat Harris dan juga Edgar atas prestasinya yang membawa harum nama bangsa dan negara Indonesia di ajang Asian Games 2022 Hangzhou. Semoga prestasi yang telah dihasilkan Edgar dan Harris dapat menjadi pemicu atlet wushu lainnya untuk bisa meraih hasil terbaik."
Tampil di XSG Sports Centre Hangzhou, China, Selasa (26/9), Harris Horatius berhasil menjadi yang terbaik dengan mengalahkan 18 peserta. Harris merebut medali emas dengan mengantongi total nilai 19,506 poin (nanquan 9,756 dan nangun 9,750).
Baca Juga: Asian Games: Perak Edgar Bawa Indonesia Ke Peringkat Lima Klasemen
Sedangkan medali perak berhasil direbut wakil Korea Selatan, Lee Yong Mun, yang mengumpulkan nilai total 19,472 poin, diikuti wakil Makau, Huang Junhua, yang meraih perunggu usai mengumpulkan nilai total 19 463 poin.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Taoulu PB WI, Herman Wijaya, menyampaikan bahwa Harris memang layak keluar sebagai yang terbaik lantaran penampilan yang ia tunjukkan sangat sempurna.
Menurut Herman, keberhasilan Harris meraih emas dan Edgar meraih perak juga tidak lepas dari komitmen yang diberikan Ketum mereka, Airlangga Hartarto, dalam mendukung program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang.
"Harris memang pantas mendapatkan medali emas karena penampilannya keren. Gerakannya sangat bersih dan enak dilihat. Ini prestasi yang luar biasa," kata Herman.
"Sukses ini tidak terlepas dari komitmen pak Airlangga dalam mendukung progran pembinaan serta dukungan Kemenpora yang memasukkan cabang olahraga (cabor) wushu dalam daftar cabor Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)."
Sebagai informasi, saat tampil di Asian Games Jakarta-Palembang 2018 silam, tim Wushu Indonesia mampu menyumbangkan satu emas lewat Lindswell Kwok, satu perak lewat Edgar Xavier Marvelo, dan tiga perunggu dari Ahmad Hulaefi dan dua atlet sanda Yusuf Widiyanto (56 kilogram) dan Puja Riyaya (70 kilogram).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








