Baca Juga: Asian Games: Harris Horatius Sumbang Emas Ketiga Untuk Indonesia Lewat Wushu"Banyak sekali yang terjadi selama empat tahun ini, naik dan turun dalam hidup. Saya juga sempat mau stop, tapi puji Tuhan ada orang-orang yang
support, orang tua, pelatih, pengurus semua mendukung," kata Harris usai pertandingan.
"Mereka mengatakan kalau Harris masih bisa dan saya percaya dengan mereka, mereka punya harapan jadi apa yang diharapkan mereka saya melakukan yang terbaik."
Harris terus melanjutkan hidupnya bersama wushu. Latihan demi latihan terus dilanjutkan dengan fokus dan serius dan hasilnya pun positif.
Baca Juga: Asian Games: Perak Edgar Bawa Indonesia Ke Peringkat Lima KlasemenSebut saja, juara dunia nomor duilian di Shanghai 2019, peringkat ketiga dunia
nangun putra 2019, medali emas nomor duilian putra di SEA Games 2019 Hanoi, perak
nanquan, nandao, dan
nanguan di SEA Games 2019, serta terakhir perak di nomor
nandao dan
nangun all around SEA Games Kamboja 2023.
Perjuangan Harris bukan cuma sebatas latihan untuk mendapatkan hasil terbaik, tapi dia juga harus berjuang berpisah dari keluarganya.
"Hal paling sulit adalah harus jauh dari keluarga, karena saya sudah berkeluarga. Sudah tiga bulan sampai hari ini saya belum pulang," tuturnya.
Perjuangan dan kerja keras Harris membuahkan hasil. Medali emas Asian Games yang diharapkan akhirnya bisa terpenuhi di Hangzhou.
"
Nervous tetap ada, tapi sedikit, karena persiapan di latihan semua sudah siap. Asian Games sekarang saya tampil dengan kondisi tidak cedera dan sangat sehat," katanya menjelaskan.
"Saya persembahkan medali emas ini buat negara, Indonesia Raya sudah terdengar. Puji Tuhan saya sangat bersyukur dan ini juga untuk orang tua dan istri saya."
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Hangzhou 2022, Basuki Hadimujono, mengucapkan terima kasih atas persembahan emas yang telah diberikan Harris bagi Indonesia.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu berpesan supaya Harris jangan pernah berhenti untuk terus memberikan prestasinya untuk Indonesia.
"Terima kasih untuk Harris yang telah memberikan yang terbaik buat bangsa Indonesia, emas di cabor wushu," kata Basuki.
"Tidak gampang untuk bisa dapat emas di Asian Games, untuk mendapatkan emas pasti atas kerja keras, latihan, dan kekompakan pelatih dan atletnya."
Hingga berita ini diturunkan, Indonesia sudah meraih tiga medali emas, 1satu perak, dan empat perunggu. Tim Indonesia masih berepeluang menambah pundi-pundi medali dari beberapa cabang olahraga yang masih dan belum berlangsung.
Tampil di Asian Games edisi ke-19, Kontingen Indonesia berkekuatan 413 atlet yang akan turun di 202 nomor pertandingan, 41 disiplin, pada 30 cabang olahraga.[]