Asian Games: Panahan Raih Perunggu dan Tambah Tiket ke Olimpiade Paris 2024

AKURAT.CO - Cabang olahraga (cabor) panahan kembali berhasil meloloskan satu atlet-nya ke Olimpiade Paris 2024.
Tiket diamankan Diananda Choirunisa setelah merebut medali perunggu nomor recurve beregu campuran Asian Games Hangzhou 2022 bersama Riau Ega Agatha Salsabila.
Pada laga perebutan tempat ketiga, Diananda/Riau Ega mennyingkirkan wakil Iran, Mobina Fallah/Reza Shabani dengan skor 6-2, di Fuyang Yinhu Sport Centre, Rabu (4/10).
Sementara emas berhasil direbut Lee Wooseok\Lim Sihyeon (Korea Selatan), yang berhasil menyingkirkan Takaharu Furukawa\Satsuki Noda (Jepang) dengan skor 6-0.
Dengan hasil tersebut, Anis -sapaan karib Diananda, mengunci tiket di nomor recurve perorangan putri, menyusul Arif Dwi yang sudah lebih dulu lolos.
Dikutip pada laman World Archery, ada enam tiket yang diperebutkan di Asian Games, tetapi hasil di nomor mixed team yang menjadi acuan utama.
Korea Selatan yang menjadi juara di nomor beregu campuran hanya bisa mendapat tambahan satu tiket di perorangan putri.
Sebab, Negeri Gingseng sudah mengamankan tiga tiket Olimpiade beregu putra di Kejuaraan Dunia Panahan di Berlin, Jerman, Agustus lalu.
Berdasarkan perhitungan ranking, World Archery akhirnya hanya memberikan lima tiket dari enam tiket yang diperebutkan, yakni kepada Korea Selatan (1 putri), China (1 putra, 1 putri), Indonesia (1 putri), dan Mongolia (1 putra).
Indonesia yang sudah mengamankan tiket recurve putra di Berlin, sehingga hanya bisa menambah di nomor beregu.
Persyaratan kualifikasi Olimpiade panahan adalah, satu negara yang sudah mengamankan tiket Olimpiade di nomor perorangan, hanya boleh berebut tiket di nomor beregu.
Kepala pelatih Timnas Panahan Indonesia, Hendra Setjiawan, mengatakan peluang untuk bisa mengirim full team ke Olimpiade, adalah di Kejuaraan Asia dan Kejuaraan Dunia.
"Perebutannya di Kejuaraan Asia di Bangkok, November dan Kejuaraan Dunia di Turki, Juni 2024, itu yang terakhir," kata Hendra.
"Tadinya kita tidak tahu kalau dapat tiket Olimpiade. Saat ceremony anak-anak cerita kalau diinfokan dari tim World Archery (kita) dapat tiket. Lalu kami cari informasi dari panitia di sini, dan ternyata benar."
Terlepas dari tiket Olimpiade, Hendra mengatakan target raihan Riau Ega dan Anis di recurve beregu campuran adalah emas/perak, atau dengan kata lain tampil di final.
Sayang langkah mereka terhenti di babak semifinal. Beruntung, diperebutan tempat ketiga mereka mampu menghentikan perlawanan wakil Iran.
"Target kita kan memang di mixed team, berharap emas atau perak. Tapi di semifinal (kalah) ketemu Korea Selatan," kata Hendra.
"Alhamdulillah bisa mengalahkan Iran, jadi dapat perunggu. Secara progres latihan kita seharusnya bisa, tapi kita tetap bersyukur dan masih ada peluang lagi besok."
Tim Indonesia panahan masih berpeluang menambah perolehan medali di Asian Games Hangzhou 2022.
Nomor yang masih akan dipertandingkan adalah tim beregu compound, beregu recurve putra dan putri serta perebutan medali perunggu perorangan putri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








