Akurat Logo

Bagaimana Membuat Akuarium Ikan Guppy?

Redaksi Akurat | 18 Agustus 2026, 22:54 WIB
Bagaimana Membuat Akuarium Ikan Guppy?
Ikan Guppy

AKURAT.CO Ikan guppy merupakan salah satu ikan hias air tawar yang banyak dipelihara karena memiliki warna tubuh yang menarik, ukuran relatif kecil, dan cukup mudah dirawat.

Meski demikian, memelihara guppy tetap membutuhkan akuarium dengan kondisi air dan lingkungan yang sesuai agar ikan dapat tumbuh sehat dan tidak mudah stres.

Membuat akuarium ikan guppy tidak hanya berkaitan dengan memilih wadah dan mengisinya dengan air.

Pemilik perlu memperhatikan ukuran akuarium, kualitas air, sistem filtrasi, suhu, pencahayaan, hingga jumlah ikan yang dimasukkan.

Lingkungan akuarium yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan dan membuat warna ikan guppy terlihat lebih menarik.

Lantas, bagaimana cara membuat akuarium ikan guppy yang baik untuk pemula? Berikut panduan lengkap yang dapat diikuti.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Guppy agar Sehat, Aktif, dan Cepat Berkembang Biak

Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Membuat Akuarium Ikan Guppy?

Sebelum memasukkan ikan, siapkan beberapa perlengkapan utama agar akuarium dapat menjadi lingkungan yang nyaman bagi guppy.

1. Akuarium

Pilih akuarium dengan ukuran yang disesuaikan dengan jumlah ikan. Untuk pemula, akuarium berukuran sedang lebih mudah dikelola dibandingkan wadah yang terlalu kecil.

Akuarium yang lebih luas juga memberikan ruang berenang yang cukup bagi ikan dan membantu menjaga kondisi air agar lebih stabil.

2. Filter Akuarium

Filter berfungsi membantu menjaga kebersihan air dengan menyaring kotoran dan membantu proses biologis di dalam akuarium. Filter juga dapat membantu menjaga kualitas air sehingga lingkungan menjadi lebih sehat untuk ikan.

Untuk guppy, gunakan filter dengan aliran yang tidak terlalu kuat karena ukuran tubuhnya kecil dan guppy lebih nyaman pada arus air yang relatif tenang.

3. Substrat

Bagian dasar akuarium dapat menggunakan pasir atau kerikil khusus akuarium. Selain memberikan tampilan yang lebih menarik, substrat dapat menjadi tempat bagi mikroorganisme yang membantu ekosistem akuarium.

Pastikan substrat telah dibersihkan sebelum digunakan agar tidak membawa kotoran ke dalam air.

4. Tanaman Air

Tanaman air dapat digunakan sebagai dekorasi sekaligus tempat berlindung bagi ikan. Tanaman juga dapat membuat lingkungan akuarium terasa lebih alami.

Pilih tanaman yang sesuai dengan kondisi akuarium dan mudah dirawat jika Anda masih pemula.

5. Lampu Akuarium

Pencahayaan diperlukan agar akuarium dapat terlihat dengan jelas dan membantu pertumbuhan tanaman air jika Anda menggunakannya.

Namun, lampu tidak perlu dinyalakan sepanjang waktu. Pencahayaan yang berlebihan dapat mendorong pertumbuhan alga secara berlebihan.

Baca Juga: Cara Menjaga Ikan Hias Tetap Hidup Saat Mati Listrik: 7 Langkah Darurat yang Wajib Diketahui Penghobi Akuarium

Bagaimana Cara Membuat Akuarium Ikan Guppy?

Setelah seluruh perlengkapan tersedia, proses pembuatan akuarium dapat dilakukan secara bertahap.

1. Bersihkan Akuarium

Pertama, bersihkan akuarium dari debu atau kotoran. Hindari penggunaan sabun atau bahan kimia rumah tangga yang dapat meninggalkan residu berbahaya bagi ikan.

Bilas akuarium menggunakan air bersih hingga tidak ada kotoran yang tersisa.

2. Masukkan Substrat dan Dekorasi

Letakkan pasir atau kerikil di dasar akuarium. Setelah itu, susun tanaman dan dekorasi sesuai kebutuhan.

Jangan terlalu banyak menempatkan dekorasi karena guppy tetap membutuhkan ruang untuk berenang.

3. Isi Akuarium dengan Air

Masukkan air secara perlahan agar substrat tidak berantakan. Air yang digunakan sebaiknya telah dipersiapkan agar aman bagi ikan.

Jika menggunakan air keran, perhatikan kandungan klorin dan gunakan penetral air apabila diperlukan.

4. Pasang Filter

Pasang filter sesuai petunjuk penggunaan. Pastikan filter dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan sirkulasi air tanpa menciptakan arus yang terlalu kuat.

Filter sebaiknya dijalankan secara rutin untuk membantu mempertahankan kualitas air.

5. Atur Suhu Air

Guppy merupakan ikan air tawar tropis sehingga membutuhkan suhu air yang sesuai. Usahakan kondisi suhu tetap stabil dan hindari perubahan suhu yang terjadi secara tiba-tiba.

Jika suhu ruangan tidak stabil, penggunaan pemanas akuarium dengan termostat dapat dipertimbangkan.

6. Jangan Langsung Memasukkan Ikan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah langsung memasukkan ikan setelah akuarium selesai dibuat.

Sebaiknya akuarium terlebih dahulu dipersiapkan agar sistem biologisnya mulai terbentuk. Proses ini dikenal sebagai cycling atau siklus akuarium.

Siklus tersebut membantu membentuk bakteri menguntungkan yang berperan dalam menguraikan limbah ikan. Akuarium yang telah memiliki sistem biologis yang lebih stabil akan lebih aman bagi guppy.

Bagaimana Cara Memasukkan Ikan Guppy ke Akuarium?

Setelah akuarium siap, ikan tidak sebaiknya langsung dituangkan begitu saja ke dalam air.

Masukkan kantong atau wadah ikan ke dalam akuarium selama beberapa waktu agar suhu air dalam wadah dapat menyesuaikan dengan suhu akuarium. Setelah itu, ikan dapat dipindahkan secara perlahan.

Proses adaptasi penting untuk mengurangi risiko stres akibat perubahan lingkungan yang mendadak.

Berapa Banyak Ikan Guppy yang Bisa Dipelihara?

Jumlah ikan harus disesuaikan dengan ukuran akuarium dan kemampuan sistem filtrasi. Jangan memasukkan terlalu banyak ikan sekaligus.

Akuarium yang terlalu padat dapat menyebabkan:

  • Kualitas air lebih cepat menurun.

  • Persaingan mendapatkan makanan meningkat.

  • Ikan lebih mudah stres.

  • Limbah ikan semakin banyak.

  • Risiko penyakit meningkat.

Karena itu, lebih baik memulai dengan jumlah ikan yang tidak terlalu banyak dan menambahnya secara bertahap setelah memahami kondisi akuarium.

Bagaimana Cara Merawat Akuarium Ikan Guppy?

Membuat akuarium yang baik harus dilanjutkan dengan perawatan secara rutin.

Rutin Memantau Kualitas Air

Perhatikan perubahan warna, bau, dan kondisi air. Jika memungkinkan, lakukan pengujian parameter air seperti pH, amonia, nitrit, dan nitrat.

Parameter tersebut penting karena air yang terlihat jernih belum tentu memiliki kualitas yang baik bagi ikan.

Melakukan Pergantian Air

Pergantian sebagian air secara berkala dapat membantu mengendalikan akumulasi limbah. Hindari mengganti seluruh air secara mendadak karena perubahan kondisi air yang ekstrem dapat membuat ikan stres.

Air pengganti juga perlu dipersiapkan terlebih dahulu agar aman untuk ikan.

Memberikan Pakan Secukupnya

Berikan pakan sesuai jumlah yang dapat dihabiskan ikan dalam waktu singkat. Jangan memberikan makanan secara berlebihan karena sisa pakan akan membusuk dan menurunkan kualitas air.

Pakan yang berkualitas juga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan mempertahankan kondisi tubuh ikan.

Membersihkan Filter

Filter perlu diperiksa secara rutin. Namun, media biologis sebaiknya tidak dicuci menggunakan air keran secara sembarangan karena dapat mengganggu bakteri menguntungkan yang hidup di dalamnya.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuat Akuarium Guppy

Beberapa kesalahan berikut dapat menyebabkan ikan mudah stres atau sakit:

  • Memasukkan ikan terlalu banyak.

  • Langsung memasukkan ikan ke akuarium baru tanpa persiapan.

  • Menggunakan air yang mengandung klorin tanpa penanganan.

  • Mengganti seluruh air terlalu sering.

  • Memberikan pakan berlebihan.

  • Membuat arus filter terlalu kuat.

  • Mengabaikan perubahan kualitas air.

  • Menempatkan akuarium di lokasi dengan perubahan suhu ekstrem.

Dengan menghindari kesalahan tersebut, lingkungan akuarium dapat menjadi lebih stabil dan nyaman bagi ikan guppy.

Membuat akuarium ikan guppy membutuhkan lebih dari sekadar menyediakan wadah berisi air. Pemilik perlu menyiapkan akuarium, filter, substrat, dekorasi, pencahayaan, serta memastikan kualitas dan suhu air sesuai.

Akuarium juga sebaiknya dipersiapkan terlebih dahulu melalui proses siklus biologis sebelum ikan dimasukkan.

Setelah ikan berada di dalam akuarium, perawatan rutin menjadi kunci utama.

Pemantauan kualitas air, pemberian pakan secukupnya, pergantian sebagian air, dan menjaga jumlah ikan tetap sesuai kapasitas akuarium dapat membantu menciptakan lingkungan yang sehat bagi guppy.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R