AKURAT.CO, Indonesia kembali mendapat tambahan tiket Olimpiade Paris 2024. Kontingen Merah Putih mendapat satu atlet lagi untuk olimpiade dari cabang olahraga selancar (surfing).
Peselancat Rio Waida menjadi wakil Indonesia ketujuh yang berhasil mengamankan tempat di Olimpiade Paris. Ini diperolehnya saat tampil di International Surfing Association (ISA) World Surfing Games 2024 di Arecibo, Puerto Rico.
Meskipun Rio sudah mendapatkan tiket ke Paris 2024, ia masih akan terus melanjutkan kompetisi ke babak 11 repechage.
"Sangat luar biasa dan sangat indah. Itu alasan kenapa saya datang ke kejuaraan ini," kata Rio sebagaimana dikutip laman resmi Olimpiade, Senin (4/3/2024).
"Terakhir kali saya lolos kualifikasi untuk (Olimpiade) Tokyo, rasanya luar biasa dan sekarang saya ingin melakukannya lagi. Saya akan terus berjuang untuk negara saya, selalu."
Sebagai informasi, International Surfing Association (ISA) World Surfing Games 2024 di Arecibo merupakan ajang kualifikasi terakhir menuju Olimpiade 2024 Paris.
Atlet asal Bali itu berhasil merebut slot Paris 2024 setelah menyelesaikan babak repechage 10 pada urutan kedua dengan koleksi 10,93 poin. Surfer yang berada di tiga besar repechage 12 dipastikan meraih tiket Olimpiade.
Karena sudah ada surfer yang meraih tiket ke Paris 2024 di kualifikasi sebelumnya, atau sudah memiliki dua wakil senegara, empat tiket tersisa akan diberikan kepada para peselancar terbaik yang melaju ke repechage 10.
Buat Rio, ini jadi kali kedua berturut-turut penampilannya sejak olahraga surfing pertama kali dimainkan di olimpiade pada edisi 2020 Tokyo. Namun ketika itu langkah Rio terhenti di babak 16 besar saat tampil di Tsurigasaki Surfing Beach, Jepang.
"Merah Putih terus berkibar tinggi. Sekarang tinggal menunggu Indonesia Raya berkumandang di Paris 2024. Terima kasih dan selamat berjuang terus untuk Rio Waida atlet surfing kebanggaan Indonesia," ucap Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari.
Lolosnya Rio menambah jumlah tiket Olimpiade 2024 Paris yang telah diamankan oleh Tim Indonesia menjadi tujuh.
Sebelumnya, panahan sudah lebih dulu merebut dua tiket untuk nomor individual recurve putra dan putri, diikuti oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rahmad Adi Mulyono dari panjat tebing, Rifda Irfanaluthfi (senam artistik), dan Fathur Gustafian (menembak).