Rio Waida: Mimpi Terbesar Saya Jadi Juara Dunia, Bawa Pulang Medali Olimpiade

AKURAT.CO, Atlet selancar nasional Indonesia, Rio Waida, mengaku bahwa menjadi juara dunia dan meraih medali olimpiade adalah impian besarnya. Namun, atlet berusia 24 tahun itu ingin mengejar mimpinya selangkah demi selangkah.
“Mimpi terbesar saya bisa menjadi juara dunia, membawa pulang medali olimpiade, dan untuk musim ini berada setidaknya di top 15,” kata Rio Waida di Jakarta, Kamis (25/6) sebagaimana dipetik dari Antara.
Rio Waida adalah salah satu wakil Indonesia di Olimpiade Paris 2024 dan satu-satunya di cabang selancar. Olimpiade Paris adalah yang kedua bagi Rio setelah debutnya di Olimpiade Tokyo 2020.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Rio Waida Lolos di Cabang Selancar, Indonesia Total Sudah Punya 7 Wakil
Menurut Rio Waida, pada kesempatan kedua di Olimpiade Paris ia tampil lebih berpengalaman. Hal tersebut membuat Rio Waida lebih yakin bersaing di pesta olahraga terakbar di dunia tersebut.
“Dulu saya masih kecil, masih berusia 21 tahun tidak tahu banyak, tapi sekarang saya sudah punya lebih banyak pengalaman,” kata Rio. “Bedanya adalah rasa percaya diri, itu nomor satu.”
Demikian juga dengan keinginan atlet berdarah Indonesia-Jepang itu untuk menjadi juara dunia. Ia memperkirakan akan menyentuh gelar juara dunia dalam waktu empat-lima tahun lagi.
“Juara dunia mungkin lima tahun lagi, ketika saya berusia 28-29 tahun. Tidak perlu terburu-buru, saya masih 24 tahun, yang penting saya harus menjaga kesehatan dan kebugaran saya,” kata Rio Waida.
Baca Juga: Kalahkan Wakil Tuan Rumah, Rio Waida Juarai Sydney Surf Pro 2022
“Saya ingin step by step, hanya mengingat dan menyadari bahwa saya bisa di atas dan bisa di bawah.”
Rio saat ini sudah masuk gelanggang Championship Tour yang merupakan kompetisi kasta teratas selancar dunia. Atlet kelahiran Saitama, Jepang, 25 Januari 2022, itu, promosi ke Championship Tour pada 2023 setelah menjuarai Challenger Series di akhir musim 2022.
Rio mendapatkan tiket Olimpiade Paris setelah menempati posisi ketiga atau semifinalis Rip Curl Bells Beach, Victoria, Australia, awal April ini. Capaian itu membuatnya naik sepuluh peringkat ke posisi kesebelas klasemen Liga Surfing Dunia.
Selain Olimpiade Paris pada Juli-Agustus nanti, Rio masih punya empat kejuaraan sampai akhir Agustus. Kejuaraan-kejuaraan tersebut digelar di Tahiti (Mei), El Savador (Juni), Brasil (Juni), dan Fiji selepas Olimpiade Paris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








