Prancis Terbuka: Bertemu Lagi dengan Putrinya, Naomi Osaka Bakal Terapkan 'Skill Ibu' di Lapangan

AKURAT.CO, Setelah berpisah selama lima pekan, eks petenis ranking satu dunia, Naomi Osaka, akan bertemu kembali dengan putrinya yang berusia sepuluh bulan, Shai. Osaka akan bersama Shai ketika tampil di Prancis Terbuka 2024.
Kehadiran Shai menjelang Prancis Terbuka yang akan digelar mulai Minggu (26/5) juga menandai perjuangan Naomi Osaka untuk bertarung di lapangan tanah liat. Sebagaimana diketahui, tanah liat adalah lapangan yang sulit dikuasai oleh Osaka.
Naomi Osaka mengatakan bahwa kemampuan untuk mengatasi permukaan tanah liat mirip dengan kemampuan yang harus dimiliki seorang ibu. Yakni kesabaran, keluwesan, dan adaptasi.
Baca Juga: Comeback di Brisbane, Naomi Osaka Merasa 'Ditonton' dari Jauh oleh Bayi Putrinya
“Saya kira para ibu harus memiliki semua hal itu,” kata Naomi Osaka menjelang turun menghadapi petenis asal Italia, Lucia Bronzetti, di putaran pertama Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Minggu (26/5), sebagaimana dipetik dari BBC.
“Ada orang yang sudah seperti itu secara natural. Tetapi bagi saya, saya belajar banyak melalui kehidupan seorang ibu, dan saya berharap saya bisa ingat untuk menerapkannya di lapangan tenis.”
Petenis asal Jepang berusia 26 tahun tersebut masih berjuang untuk kembali kompetitif setelah kembali ke pertandingan pada Januari silam pasca jeda melahirkan selama 15 bulan.
Prancis Terbuka tahun ini adalah yang ketujuh dalam karier profesional Osaka. Capaian terbaik atlet berdarah Jepang-Haiti ini adalah putaran ketiga pada 2016, 2018, dan 2019.
Baca Juga: Absen Di Australia Terbuka, Naomi Osaka Umumkan Kehamilannya
Jelang turun di Roland Garros, Osaka mengalami perkembangan di turnamen lapangan tanah liat. Setelah tumbang di babak awal di Rouen dan Madrid pada April lalu, Osaka terakhir melaju sampai babak 16 besar Italia Terbuka.
“Saya kira saya membuat sejumlah perkembangan berarti dan saya merasa orang bisa melihat itu melalui turnamen yang saya ikuti,” kata Osaka.
“Tetapi saya merasa saya sudah mendedikasikan banyak waktu untuk mempelajari lapangan tanah liat.”
Selain mengejar gelar pertama di Prancis Terbuka, Osaka juga sedang dalam masa tak pernah menang sejak Februari 2021. Gelar terakhirnya adalah Australia Terbuka di mana ketika itu Osaka mengalahkan petenis asal Amerika Serikat, Jennifer Brady, di final.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







