Akurat
Pemprov Sumsel

Enam Wasit Juri Indonesia Bakal Bertugas di Olimpiade Paris

Leo Farhan | 5 Juni 2024, 21:57 WIB
Enam Wasit Juri Indonesia Bakal Bertugas di Olimpiade Paris
 
AKURAT.CO, Enam orang  International Technical Officials (ITO) asal Indonesia yang berasal dari enam cabang olahraga (cabor) telah ditunjuk untuk menjadi wasit juri di ajang Olimpiade 2024 Paris pada Juli-Agustus mendatang.
 
Mereka adalah ⁠KS Henry Indrayani Oka (menembak), Sonny Kasiran (angkat besi), Qomarul Lailiah (bulutangkis), ⁠Pranarta Arumbowo ( loncat indah), ⁠Herta Sekar Pandansari (tenis), dan Boy Pohan (tinju). 
 
"Tidak hanya atlet yang lolos, tapi para wasit juri ini juga akan menjadi duta Indonesia di multievent olahraga paling prestisius di dunia," kata Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia atau KOI, Raja Sapta Oktohari, dalam keterangan resminya, Rabu (5/6).
 
 
Keberadaan para ITO Indonesia di Olimpiade menjadi bentuk dari konsistensi yang telah dilakukan sebelumnya. Di Olimpiade 2020 Tokyo, Indonesia mengirimkan delapan ITO dari enam cabor. 
 
Keberadaan wasit Indonesia di kancah Olimpiade ini diharapkan bisa mendorong cabor, khususnya yang dipertandingkan di olimpiade untuk fokus mendorong para wasit supaya bisa mewakili Indonesia di Olimpiade selanjutnya. 
 
"Tentu ini juga bukan hal yang mudah untuk dicapai, sama seperti para atlet, butuh perjuangan dan kerja keras untuk mencapainya. Tentu ini prestasi yang tidak boleh diabaikan kita semua," lanjut pria yang karib disapa Okto itu.
 
Okto juga meminta kepada para wasit juri yang pernah tampil di Olimpiade untuk membentuk wadah yang bisa menampung aspirasi dan memberikan motivasi bagi wasit juri lain agar bisa mewakili Indonesia di berbagai single event maupun multievent internasional, khususnya di Olimpiade. 
 
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya campur tangan pemerintah untuk bisa memotivasi wasit-wasit lain supaya bisa mengambil peran di ajang multievent olahraga tertinggi di dunia itu.
 
"Wasit itu bukan volunteer, jadi tidak bisa diperlakukan seperti volunteer," tegas Okto. 
 
Sementara itu, Henry Oka yang merupakan ITO dari cabor menembak berterima kasih karena KOI selalu menempatkan wasit juri sebagai tiga pilar penting dalam olahraga Indonesia.
 
 
"Kami dari wasit juri berharap menjadi bagian dari kontingen Indonesia, karena nanti kami juga sebagai duta Indonesia di Olimpiade," jelas Henry Oka.
 
"Keberadaan kami juga mungkin diperlukan (untuk sport diplomacy). Semoga nantinya kami bisa mengakomodir teman-teman yang berprestasi dan menciptakan lebih banyak wasit juri sampai ke level Olimpiade."
 
Untuk mendapatkan wasit juri level internasional sistem perekrutannya harus diubah. Harus ada sistem leveling dan syarat-syarat tertentu supaya bisa menghasilkan wasit juri berkualitas dan memiliki integritas tinggi yang akan mewakili Indonesia. 
 
"Yang paling utama kemampuan bahasa inggris dan kemampuan menguasai regulasi," kata Sonny Kasiran selaku ITO dari cabor angkat besi.
 
"Selain itu integritas paling penting, selain jam terbang dan penguasaan materi. Bagaimana kita mengambil keputusan, paling tidak kita harus bisa mempraktekkan regulasi sesuai dengan nilai-nilai olympism."
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H