Impian Masa Kecil Terwujud di Roland Garros, Carlos Alcaraz Bakal Bikin Tato Menara Eiffel

AKURAT.CO, Menjuarai Prancis Terbuka ternyata adalah yang paling diimpikan Carlos Alcaraz Garfia dari empat grand slam yang tersedia. Setelah sukses menjadi kampiun di turnamen itu, Alcaraz ingin punya memorabilia yang bisa dibawanya kemanapun.
Sebagaimana dikabarkan BBC, Carlos Alcaraz berencana memasang tato Menara Eifel yang merupakan ikon kota Paris dan Prancis. Tato tersebut sebagai pengingat gelar juara pertama yang diraihnya di Prancis Terbuka.
“(Tatonya) bakal di pergelangan kaki kiri, (gambar) Menara Eiffel dan tanggal hari ini,” kata Carlos Alcaraz usai laga final Prancis Terbuka melawan Alexander Zverev di Stadion Roland Garros, Paris, Prancis, Minggu (9/6).
Baca Juga: Prancis Terbuka: Alcaraz Juara, Jadi Petenis Termuda dengan 3 Gelar Grand Slam di 3 Lapangan Berbeda
“Saya harus mencari waktu (untuk membuat tato) tetapi saya pasti akan melakukannya.”
Bertanding di Lapangan Philippe-Chatrier, Alcaraz harus menempuh pertarungan lima set untuk mengalahkan Alexander Zverev. Petenis asal Spanyol berusia 21 tahun itu membutuhkan waktu empat jam 19 menit untuk mengalahkan Zverev dengan skor 6-3, 2-6, 5-7, 6-1, dan 6-2.
Alcaraz sebenarnya sudah mengoleksi dua gelar grand slam–Amerika Serikat Terbuka 2022 dan Wimbledon 2023–sebelum masuk ke lapangan untuk melawan Zverev di final Roland Garros.
Sebelum laga final, layar besar di Lapangan Philippe-Chatrier menampilkan foto Alcaraz yang masih berusia 12 tahun menonton pertandingan Prancis Terbuka melalui layar besar di depan Menara Eiffel.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Carlos Alcaraz vs Jannik Sinner di Semifinal Malam Ini
Bukan hanya itu, ia pernah berlari sepulang sekolah ke rumah hanya untuk menonton Prancis Terbuka. Situasi itu tak terlepas karena Roland Garros adalah turnamen yang lekat dengan petenis asal Spanyol.
“Memenangi grand slam selalu spesial, tetapi di sini di Roland Garros, mengetahui bahwa semua para pemain Spanyol yang pernah menang di sini, (dan) menorehkan nama saya dalam daftar itu rasanya luar biasa,” kata Alcaraz.
“Saya memimpikan untuk berada di posisi ini sejak saya mulai bermain tenis dan saya berusia lima atau enam tahun.”
Soal Spanyol, Roland Garros sejauh ini dikuasai oleh legenda hidup tenis negara tersebut: Rafael Nadal. Rekor di Prancis Terbuka adalah 14 gelar milik Nadal dan oleh sebab itu sang petenis dijuluki sebagai “Rajanya Tanah Liat.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








