Ryan Garcia Ditahan karena Perusakan Hotel di Beverly Hills, Dianggap Onar karena Mabuk
AKURAT.CO, Bintang tinju kelas ringan dunia, Ryan Garcia, dikabarkan ditahan aparat keamanan dengan tuduhan melakukan perusakan sebuah hotel di Beverly Hills, California, Amerika Serikat, Sabtu (8/6).
Sebagaimana dikabarkan BBC, petinju asal AS berdarah Meksiko ini diperiksa dan langsung dibawa ke rumah sakit.
Polisi menyebut bahwa mereka dikontak oleh manajemen hotel yang bernama Hotel Waldorf Astoria tersebut dengan laporan “orang mabuk”. Ryan Garcia terkonfirmasi sebagai salah seorang tamu di hotel bersangkutan.
Baca Juga: Sampel Hanya Terkontaminasi Sepermiliar Gram, Ryan Garcia Klaim tak Sengaja Konsumsi Doping
“Disebutkan bahwa Tuan Garcia adalah tamu terdaftar di hotel bersangkutan dan menyebabkan kerusakan di sebuah kamar dan koridor hotel,” kata polisi.
“Manajemen hotel meminta penahanan Tuan Garcia atas perusakan barang. Dia ditahan dan dibawa oleh Pemadam Kebakaran Beverly Hills ke sebuah rumah sakit lokal untuk layanan medis.”
Pengacara Garcia, Darin T Chavez, menyebut bahwa Garcia sedang menghadapi masalah sehubungan dengan kabar mengenai kondisi kesehatan ibunya. Sang petarung sendiri juga diketahui mengalami masalah mental beberapa tahun terakhir.
“Ryan terbuka soal perjuangannya dengan kesehatan mental di tahun-tahun terakhir, dan kali ini dia berhadapan dengan beban emosi yang sangat besar,” kata Chavez.
Baca Juga: Dinyatakan Positif Doping Steroid di Laga Lawan Devin Haney, Ryan Garcia Bantah Curang
“Dukungan dan pengertian dari penggemar dan publik sangat krusial ketika dia berusaha mengatasi tantangan-tantangan pribadi ini.”
Pada saat yang sama, Ryan Garcia sedang menghadapi kemungkinan sanksi karena temuan doping dalam suplemen yang dikonsumsinya menjelang laga melawan Devin Haney, April silam.
Garcia sendiri mengalahkan Devin Haney dalam pertarungan tersebut namun tak mendapatkan gelar karena menolak datang ke sesi timbang badan.
Tim Garcia juga sudah menyampaikan sampel pembanding untuk membantah tuduhan atas temuan Asosiasi Ant-Doping Sukarela (VADA).
Sampel pembanding itu memang menunjukkan keberadaan subtansi steroid jenis ostarine namun Garcia membantah mengonsumsinya dengan sengaja. Ia juga mengklaim bahwa kadar doping dalam sampel tersebut sangat minimal untuk disebut sebagai pelanggaran.
Sejauh ini, Garcia sudah menempuh 26 pertandingan tinju profesional dengan satu-satunya kekalahan melawan Gervonta Davis pada 2023. KingRy–julukan Garcia–disebut sebagai salah satu bintang tinju terbesar AS saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








