Akurat
Pemprov Sumsel

Hidupkan Tenis Meja, Ketua KOI Dorong Kejuaraan UAH International Super Series Masuk Kalender ITTF

Leo Farhan | 30 Juni 2024, 19:21 WIB
Hidupkan Tenis Meja, Ketua KOI Dorong Kejuaraan UAH International Super Series Masuk Kalender ITTF
 

AKURAT.CO, Kejuaraan tenis meja UAH International Super Series IV Bandung 2024 diharapkan bisa menjadi cikal bakal bangkitnya olahraga yang dikenal dengan nama pingpong itu di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia atau KOI, Raja Sapta Oktohari, yang juga berharap gelaran ini bisa masuk dalam kalender resmi Federasi Internasional Tenis Meja (ITTF).

"Saya akan berusaha mendorong supaya event ini bisa masuk dalam kalender ITTF, tentu dengan pemenuhan persyaratan yang ada," kata pria yang karib disapa Okto itu di GOR Laga Tangkas Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/6).
 
Baca Juga: Federasi Tenis Meja Dunia Segera Ambil Keputusan Soal Dualisme Kepengurusan di Indonesia

"Ini menjadi cikal bakal olahraga tenis meja hidup kembali di Indonesia. Kami juga akan mendengarkan masukan dari klub-klub tenis meja sebagai stakeholder terdepan."

Bukan cuma itu, Okto juga mengapresiasi Ustad Adi Hidayat yang memprakarsai kejuaraan tenis meja ini. Menurutnya gelaran ini bisa menjadi rapor baik bagi perkembangan tenis meja Indonesia yang tengah meredup.

Masih menurut Okto, semua kegiatan yang berpotensi untuk mencari bakat atlet maupun wasit sejatinya harus dimaksimalkan.

Hal itu tidak harus berhenti lantaran ada kendala di organisasi. Karena baginya pasti selalu ada tantangan dalam pembinaan prestasi olahraga.

"Penyelenggaraan acara ini memiliki makna yang penting," jelas Okto menilai hadirnya kejuaraan tenis meja di tengah dualisme di tubuh PP PTMSI selaku induk tenis meja Indonesia.

"Selain melepas kerinduan kita terhadap prestasi tenis meja, hal ini juga akan menjadi bahan yang sangat baik untuk laporan kami ke ITTF."

Sampai saat ini, NOC Indonesia masih terus berkomunikasi dengan ITTF terkait persiapan regenerasi dari organisasi tenis meja di Indonesia.

Hal ini menyusul keputusan Kongres Luar Biasa NOC Indonesia yang mencabut keanggotaan PP PTMSI di NOC Indonesia secara definitif pada 8 Maret 2024 lalu.
 
Baca Juga: SEA Games: Menpora Masih Upayakan Tenis Meja Ikut Serta

Okto mengatakan seharusnya ITTF hadir bersama mereka di kejuaraan ini. Namun, lantaran harus mempersiapkan gelaran Olimpiade Paris 2024, mereka belum bisa ikut hadir.

Namun, Okto memastikan bahwa ITTF bakalan segera datang ke Indonesia untuk mempersiapkan regenerasi pada induk olahraga tenis meja Indonesia.

"Insyaallah nanti mereka akan ke Indonesia, agenda utamanya adalah persiapan regenerasi dari organisasi tenis meja Indonesia," jelasnya.

"Sekaligus kejuaraan-kejuaraan tenis meja nasional dan internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia."

UAH International Super Series IV - Piala Kemenpora 2024 mempertandingkan 24 tim yang berasal dari tujuh negara dari Asia Tenggara sampai Asia.

Selain Indonesia, negara peserta yang ambil bagian dalam kejuaraan ini adalah Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, India, dan Korea Selatan.

Di mana masing-masing negara akan turun di dua nomor pertandingan yaitu nomor tunggal dan ganda putra.
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H