Olimpiade Paris: Aktivis Pro Palestina Bakal Gelar Aksi di Laga Sepakbola Israel vs Mali

AKURAT.CO, Kelompok pro Palestina berencana melakukan protes di tribun Stade De France, Paris, Prancis, pada laga cabang sepakbola putra Olimpiade Paris 2024 antara Israel dan Mali, Kamis (25/7).
Sebagaimana dikabarkan The Guardian, kelompok yang disebut dengan Europalestine itu mengatakan bahwa mereka akan melakukan aksi damai di stadion utama Olimpiade Paris tersebut.
Europalestine sendiri dikenal sebagai salah satu organisasi yang menentang serangan Israel terhadap Gaza yang terjadi sejak Oktober tahun lalu. Protes di Stade De France dilakukan untuk melawan genosida di Gaza.
Baca Juga: Final WTA: Emosional Ingat Palestina, Ons Jabeur Bakal Sumbangkan Hadiah Uangnya Untuk Korban Di Gaza
Situasi ini membuat atlet Israel mendapat perlindungan khusus selama 24 jam sebelum laga dari polisi dan pasukan elite Prancis. Hanya atlet Israel yang mendapat perlindungan spesial di Olimpiade Paris.
Atlet Israel juga diketahui selalu membawa pasukan pengamanan sendiri sejak insiden serangan terhadap atlet mereka di Olimpiade Muenchen 1972.
"Atlet-atlet Israel sejak 1972 mereka selalu menyiapkan tindakan keamanan khusus tambahan sendiri, dan mereka juga melakukannya kali ini dan mereka merasa nyaman dengan situasi ini," kata Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach.
Kementerian Dalam Negeri Prancis menyatakan tidak ada ancaman berarti terhadap laga Israel versus Mali di Paris. Menterinya, Gerald Darmanin, juga akan menghadiri laga tersebut secara langsung.
Baca Juga: FIFA Pertimbangkan Bahas Sanksi Israel, Rekomendasi Disampaikan di Kongres Juli Nanti
Adapun Komite Olimpiade Palestina telah meminta IOC untuk mengeluarkan Israel dari pesta olahraga terakbar tahun ini pada Senin (22/7). Palestina menyatakan bahwa Israel telah melanggar gencatan senjata pada 19 Juli-15 September yang merupakan resolusi PBB.
Palestina sendiri mengirimkan delapan atlet untuk Olimpiade Paris dan dijadwalkan mendarat di Prancis pada hari ini, Rabu (24/7). Atlet-atlet tersebut di antaranya akan berpatisipasi di cabang atletik, renang, judo, dan tinju.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyatakan bahwa ia tidak bersepakat dengan Perdana Menteri Israel dalam soal Gaza. Namun tetap mempersilahkan Netanyahu datang ke pembukaan Olimpiade Paris yang bakal digelar di Sungai Seine, Jumat (26/7).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








