Akurat
Pemprov Sumsel

Olimpiade Paris: Bulutangkis Malaysia Raih 2 Perunggu, Bagaimana Nasib Rexy Mainaky di BAM?

Badri | 7 Agustus 2024, 18:21 WIB
Olimpiade Paris: Bulutangkis Malaysia Raih 2 Perunggu, Bagaimana Nasib Rexy Mainaky di BAM?

AKURAT.CO, Olimpiade Paris 2024 telah berakhir untuk skuad bulutangkis Malaysia. Kini, penggemar bulutangkis Negeri Jiran mulai bertanya-tanya soal masa depan Direktur Kepelatihan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky.

Direkrut BAM pada awal 2021, kontrak Rexy Mainaky dijadwalkan selesai pada akhir tahun ini. Rexy sendiri didatangkan salah satunya untuk membawa bulutangkis Malaysia meraih emas pertama olimpiade di Olimpiade Paris 2024.

Ambisi tersebut tak tercapai namun Malaysia meraih dua perunggu melalui Aaron Chia/Soh Wooi Yik di ganda putra dan Lee Zii Jia di sektor tunggal putra Olimpiade Paris.

Baca Juga: Rexy Mainaky Rekrut Eks Pebulutangkis Nasional Indonesia untuk Lawan Tanding Pearly/Thinaah

Namun, publik Malaysia tampaknya menganggap capaian Malaysia di bawah kepemimpinan Rexy cukup berhasil. Salah satunya karena Pearly Tan/Thinaah Muralitharan ke semifinal ganda putri sebagai sejarah baru bagi Malaysia.

Salah satu isu yang beredar di internet dan sedang diantisipasi oleh publik Malaysia adalah kemungkinan Rexy kembali ke Indonesia. Pun demikian, juara ganda putra Olimpiade Atlanta 1996 itu tampaknya memilih bertahan di Malaysia.

“Saya tidak punya rencana pergi ke manapun, saya akan terus melanjutkan pekerjaan saya di Asosiasi Bulutangkis Malaysia,” kata Rexy yang tiba di Malaysia, Rabu (7/8), sebagaimana dipetik dari New Strait Times.

“Netizen boleh bilang apapun yang mereka mau tetapi saya tetap punya tanggung jawab untuk terus bersama BAM. Jika BAM membutuhkan keahlian saya, saya akan terus di sini karena tempat tinggal saya juga di sini.”

Baca Juga: Dikontak Rexy Mainaky, Lee Chong Wei Bakal Jadi Sparring Partner di Pelatnas Malaysia

Lebih jauh, Rexy bahkan akan bicara dengan jajaran petinggi BAM untuk membicarakan rancangan menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Ia juga akan mulai menjajaki pembicaraan dengan negara rival untuk program pelatihan.

“Apapun yang kami lakukan dengan baik di Paris, kami akan teruskan, dan apapun yang kurang akan kami perbaiki,” kata Rexy.

“Kami juga akan melakukan diskusi dengan negara-negara lain seperti China, Jepang, dan Korea Selatan mengenai apa yang bisa kami tambahkan ke program kami.”

Malaysia sendiri sampai pada Rabu (7/8) pukul 18.00 WIB masih menempati peringkat ke-5 klasemen medali Olimpiade Paris dengan dua perunggu yang keduanya disumbangkan bulutangkis.

Sementara Indonesia masih terperangkap di peringkat ke-69 dengan raihan satu perunggu sumbangan Gregoria Mariska Tunjung juga di sektor bulutangkis.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H