Akurat
Pemprov Sumsel

Eko Yuli: Saya Tampil tidak dalam Kondisi 100 Persen, Cedera Kaki Saya Belum Sembuh Tuntas

Leo Farhan | 8 Agustus 2024, 13:28 WIB
Eko Yuli: Saya Tampil tidak dalam Kondisi 100 Persen, Cedera Kaki Saya Belum Sembuh Tuntas
 
AKURAT.CO, Lifter senior Indonesia, Eko Yuli Irawan, belum berhasil menyumbangkan medali Olimpiade Paris 2024.
 
Eko Yuli Irawan gagal di cabang angkat besikelas 61 kilogram putra Olimpiade Paris saat tampil di Paris Expo Porte De Versailles, Paris, Prancis, Rabu (7/8) malam WIB.
 
Atlet berusia 35 tahun itu gagal melakukan angkatan clean & jerk di tiga kesempatan di pertandingan Olimpiade Paris kali ini.
 
 
Eko Yuli Irawan bahkan sempat terjatuh pada angkatan ketiga dan langsung memegang paha samping kanannya.
 
"Saya tampil dengan kondisi yang tidak 100 persen. Cedera kaki saya belum sembuh tuntas. Lutut sudah dari tahun lalu, kalau yang paha samping kanan baru satu bulan lalu," kata Eko selepas laga, Rabu (7/8) setempat. 
 
"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena belum bisa memberikan medali. Tapi, saya sudah mencoba untuk mengeluarkan semua kemampuan saya sampai titik darah terakhir."
 
Terkait kondisi Eko, Dokter Tim Indonesia, Andhika Raspati, mengungkapkan bahwa lifter kelahiran Metro, Lampung, itu tidak terlalu parah. Meski terlihat pincang, tapi Eko dipastikan baik-baik saja. 
 
 
"Tadi Eko bilang memang ada masalah di paha samping kanan, sudah sekitar sebulan lalu. Tadi sempat ditawarkan untuk dibawa pakai ambulans, tapi Eko tidak mau. Kondisinya tidak separah itu, dia masih bisa jalan," ucap Dokter Dhika.
 
Ini adalah kali pertama Eko Yuli tidak mampu menyumbangkan medali dalam lima kali keikutsertaan-nya di Olimpiade-Beijing 2008, London 2012, Rio de Janeiro 2016, dan Tokyo 2020.
 
Pun begitu, Eko merupakan olimpian Indonesia yang memiliki medali olimpiade terbanyak dengan total empat medali dengan rincian dua perak dan dua perunggu.
 
Dalam Olimpiade kali ini, medali emas berhasil diamankan wakil China, Li Fabin, yang mampu mencatatkan total angkatan 310 kilogram (snatch 143 kilogram dan clean and jerk 167 kilogram).
 
Sementara medali perak berhasil direbut lifter Thailand, Theerapong Silachai, dengan total angkat 303 kilogram (snatch 132 kilogram dan clean and jerk 171 kilogram).
 
Sedangkan medali perunggu berhasil direbut wakil Amerika Serikat, Morris Hampton, dengan total angkatan 298 kilogram (snatch 126 kilogram dan clean and jerk 172 kilogram).
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H