AKURAT.CO, Leani Ratri Oktila bisa dikatakan sebagai salah satu atlet para bulutangkis Indonesia tersukses di ajang paralimpiade.
Sepanjang keikutsertaannya di paralimpiade, Leani Ratri Oktila telah mengoleksi tiga medali emas.
Dua emas didapatkan Leani Ratri Oktila saat tampil di Paralimpiade Tokyo 2020 sektor ganda campuran dan sektor tunggal putri.
Sementara satu emas lainnya didapat di Paralimpiade Paris 2024 sektor ganda campuran.
Meski sudah memasuki usia yang tidak lagi muda, Leani masih belum kepikiran untuk gantung raket.
Atlet berusia 33 tahun itu berharap masih bisa memberikan yang terbaik bagi Merah Putih pada Paralimpiade Los Angeles 2028 mendatang.
"Kalau diberikan kesehatan dan masih sanggup bersaing dengan teman-teman di tahun 2028 nanti, maka saya berharap bisa bermain," kata Leani saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa (10/9).
Tetapi, kemungkinan Leani hanya akan turun di satu nomor. Pada dua kesempatan Paralimpiade di Tokyo dan Paris, Leani selalu turun di dua nomor, yakni ganda campuran dan tunggal.
"Enggak bisa dipungkiri, perkembangan lawan di luar negeri sudah sangat baik. Tetapi, bukan berarti di sini tidak baik," ujar atlet kelahiran Riau, 6 Mei 1991, tersebut.
"Kita juga punya bibit yang luar biasa. Semoga di tahun berikutnya sudah ada generasi lainnya."
Setelah ini Leani akan kembali bersiap untuk tampil di ajang Peparnas Solo 2024. Berbeda dengan Paralimpiade, Leani nanti hanya akan turun di satu sektor lantaran tercatat sebagai atlet elite.
Sebagai salah satu atlet senior, Leani meminta kepada junior-juniornya untuk terus semangat bekerja keras.
Berawal dari Peparnas, kata Leani, mereka bisa menjadi perwakilan Indonesia di ajang internasional jika keluar sebagai juara di tingkat nasional.
"Kita perlu semangat terus dengan adanya event-event di dalam negeri seperti Papernas," kata Leani.
"Jadi, untuk atlet-atlet di daerah supaya bisa menjadi juara di sana, sehingga nanti bisa turun (membela Indonesia) di internasional."