Final ATP: Alexander Zverev Puncaki Klasemen Grup, Siap Hadapi Carlos Alcaraz untuk Semifinal

AKURAT.CO, Alexander Zverev ingin menunjukkan bahwa usia hanyalah angka saat dia bersiap menghadapi bintang tenis baru asal Spanyol, Carlos Alcaraz, di laga terakhir fase grup Final ATP 2024.
Di laga Final ATP sebelumnya, Alexander Zverev mampu menunjukkan penampilan gemilang saat menundukkan Casper Ruud dengan skor 7-6(3) dan 6-3 di Inalpi Arena, Turin, Italia, Kamis (14/11).
Hasil tersebut juga menandai kemenangan kedua Alexander Zverev pada dua laga yang sudah dilakoninya di fase grup (2-0) Final ATP.
Baca Juga: Juara Paris Masters, Alexander Zverev Bakal Geser Carlos Alcaraz untuk Ranking Dua Dunia
Sekaligus mengantarkan petenis nomor dua dunia asal Jerman itu berada di puncak grup John Newcombe sekaligus memastikan tiket semifinal.
Zverev mengambil alih kendali pada tie-break set pertama dengan dominasi servisnya. Ia mempertahankan momentumnya dengan mematahkan servis Ruud pada gim kedelapan set kedua untuk mengamankan kemenangan.
"Saya rasa itu pertandingan yang sangat bagus dari kami berdua. Sayang senang bisa menang hari ini, tapi pertandingannya sangat, sangat ketat," kata Zverev selepas laga sebagaimana dikutip ATP.
"Satu atau dua poin menentukan di set pertama, dan saya rasa level kami berdua sangat tinggi. Mungkin itu bahkan lebih baik daripada (level) pertandingan pertama saya."
Baca Juga: Final Roland Garros: Casper Ruud Siap Jegal Sang Mentor
Di laga terakhir fase grup, Zverev tinggal menghadapi Carlos Alcaraz (1-1) yang merupakan pemilik dua gelar grand slam musim ini (Prancis Terbuka dan Wimbledon). Sementara di laga lainnya Ruud (1-1) akan menghadapi Andrey Rublev (0-2).
Zverev tengah berupaya untuk merebut gelar Final ATP ketiganya setelah dua gelar sebelumnya datang pada tahun 2018 dan 2021.
Selain itu, Final ATP kali ini adalah penampilan ketujuh petenis 28 tahun tersebut di mana saat ini dia memegang rekor 16-9.
Pengalaman tersebut akan dia bawa ke lapangan untuk menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih muda darinya. "Itu artinya saya sudah tua," canda Zverev saat mengenang sejarah panjangnya di Final ATP.
"Namun, saya masih belum merasa tua. Saya harap saya masih punya sepuluh tahun lagi untuk bersaing dengan sekelompok pemain muda ini. Ada semacam perubahan dalam tenis tahun ini, dan saya pikir itu perubahan yang positif."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







