Bersembunyi di Balik Kursi Wasit, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Emma Raducanu di Dubai?

AKURAT.CO, Petenis muda asal Inggris, Emma Raducanu, harus bersembunyi di balik kursi wasit saat tampil di putaran kedua Dubai Championship 2025 di Aviation Club Tennis Center, Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (19/2) lalu.
Sebagaimana dilaporkan BBC, insiden itu terjadi di tengah laga ketika Emma Raducanu bertanding menghadapi petenis asal Republik Ceko, Karolina Muchova.
Emma Raducanu menghampiri wasit di tengah laga untuk melaporkan seorang “penguntit” yang berada di tribun. Petenis berusia 22 tahun juara Amerika Serikat Terbuka 2021 itu tampak emosional dan menangis.
Baca Juga: Qatar Terbuka: Alexandrova Balaskan Dendam atas Raducanu, Anisimova Atasi Eks Ranking 1 Dunia
Polisi setempat sudah menahan penonton bersangkutan yang disebut berstatus turis berjenis kelamin pria meski tak menyebutkan identitas rincinya.
“Penguntit” tersebut sebelumnya sudah mendekati Raducanu pada Senin (17/2) di sela-sela pertandingan putaran pertama dan kedua di area turnamen. Pada kesempatan itu ia memberikan sepucuk surat kepada Raducanu.
Raducanu membuka surat tersebut di kamar hotel tempat ia menginap. Di dalamnya ditemukan nama dan nomor telepon oknum tersebut.
Petenis Inggris berdarah China-Rumania itu melaporkan insiden tersebut ke WTA. Pihak keamanan turnamen sudah menerima laporan pada Selasa sore namun sang penguntit masih bisa masuk ke arena pertandingan.
Baca Juga: Cedera Punggung Bikin Emma Raducanu Absen di Turnamen Pemanasan Jelang Australia Terbuka 2025
Saat bertanding melawan Muchova, Raducanu mengenal pria tersebut yang dilihatnya duduk di baris pertama di belakang garis belakang lapangan. Setelah melapor ke wasit, pria tersebut digiring keluar oleh pihak keamanan.
“Saya tidak tahu pasti apa yang terjadi dengan pihak keamanan dalam kasus ini tetapi jika seorang atlet sudah melaporkan seseorang, seharusnya tidak boleh lagi orang tersebut muncul di situasi seperti itu,” kata Pemimpin Eksekutif Women in Sport.
Selain itu, Hilborne juga mengingatkan penyelenggara olahraga untuk tak menggunakan profil atlet elite secara berlebihan demi mempopulerkan olahraga bersangkutan.
“Kita harus berhenti dengan sengaja terlalu menampilkan atlet-atlet elite putri,” kata Hilborne. “Kita harus menjual skill dan kesulitan permainan, ketimbang kehidupan individu.”
Raducanu sendiri kalah dengan skor 6(6)-7(8) dan 4-6 dalam pertandingan melawan Muchova. Petenis ini juga sedang dalam upaya kembali ke penampilan terbaiknya sejak menjadi juara AS Terbuka 2021.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








