Maraton London: Sabastian Kawe dan Tigst Assefa Juara, Kalahkan Peraih Emas Olimpiade!

AKURAT.CO, Sabastian Kawe dan Tigst Assefa sukses menjadi pemenang di Maraton London 2025. Kawe menjuarai sektor putra dengan catatan dua jam dua menit 27 detik sementara Assefa finish terdepan di kategori putri dengan torehan dua jam 15 menit 50 detik.
Berpacu di London, Inggris, Minggu (24/4) pagi waktu setempat, Tigst Assefa lebih dulu menjadi juara karena sektor putri dihelat lebih awal. Atlet asal Etiopia ini meraih gelar juara Maraton London pertamanya di tahun ini.
Capaian 2025 merupakan perbaikan dari edisi tahun lalu di mana Tigst Assefa hanya menempati posisi runner-up. Ketika itu ia hanya kalah dengan selisih tujuh detik dari Peres Jepchirchir asal Kenya yang menjadi juara Maraton London.
Baca Juga: Maraton London: Peres Kepchirchir Pecahkan Rekor Dunia Khusus Putri, Alex Munyao Juara Putra
“Saya di posisi kedua di sini tahun lalu jadi menang tahun ini sangat spesial. Saya benar-benar senang,” kata Assefa usai perlombaan sebagaimana dipetik dari BBC.
Tahun ini Assefa unggul cukup dominan dengan selisih dua menit 57 detik di depan atlet asal Kenya, Joyciline Jepkosgei, dan tiga menit sembilan detik dari peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 asal Belanda, Sifan Hassan, di posisi ketiga.
Adapun Sabastian Kawe menjadi pemenang di kategori putra bersaing dengan pelari legendaris seperti Eliud Kipchoge dan peraih medali emas Olimpiade Paris, Tamirat Tola.
Sabastian Kawe unggul setelah memacu langkahnya selepas 30 kilometer ketika para pesaingnya mulai menurun. Alhasil, pelari asal Kenya itu unggul satu menit sepuluh detik ketimbang wakil Uganda, Jacob Kiplimo, yang berada di posisi kedua.
Baca Juga: Panitia Imbau tak Ada Unjuk Rasa di Maraton London Sehubungan Konflik Timur Tengah
“Saya sangat siap untuk pacuan ini dan itulah sebabnya adalah penghargaan bagi saya bisa menang,” kata Kawe.
Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh rekan senegaranya, Alexander Mutiso Munyao, dengan selisih tiga menit 53 detik.
Adapun Tamirat Tola dan Kipchoge harus puas di posisi kelima dan keenam di belakang Abdi Nageeye asal Belanda di posisi keempat.
Maraton London 2025 adalah perhelatan edisi ke-43 sejak kali pertama digelar pada 1981. Perlombaan tahun ini terbagi ke sejumlah kategori di antaranya elite dan massal dengan diikuti sekitar 56 ribu orang dari seluruh dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








