Enam Cabor Baru Diresmikan Jadi Anggota NOC Indonesia, Siap Tampil di Multievent Internasional 2025
Leo Farhan | 16 Juli 2025, 19:40 WIB

AKURAT.CO, Komite Olimpiade (NOC) Indonesia resmi menambah daftar anggotanya dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) yang berlangsung di kantor NOC Indonesia di Gedung FX Sudirman, Jakarta, Rabu (16/7).
Enam cabang olahraga baru yang disahkan sebagai anggota NOC Indonesia itu nantinya akan berpartisipasi dalam berbagai multievent olahraga internasional tahun ini.
Mereka adalah Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI), Indonesia Pingpong League (IPL), Perkumpulan Pemain Piring Terbang Indonesia (PPPTI), Persatuan Olahraga Tarik Tambang Indonesia (POTTI), Perkumpulan Olahraga Unta Indonesia (POUI), dan Federasi Lacrosse Indonesia (FLI).
Baca Juga: NOC Indonesia Segera Gelar Rapat Luar Biasa untuk Pastikan Status Keanggotaan 5 Cabor Baru
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa proses pengesahan keenam cabor ini dilakukan berdasarkan prinsip dan regulasi yang ditetapkan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).
"Setiap keputusan yang kami ambil tidak berdasarkan kepentingan pribadi, melainkan mengikuti arahan IOC dan sistem tata kelola olahraga global. Semua langkah ini semata-mata demi Merah Putih," kata Raja Sapta, Rabu (16/7).
Pria yang karib disapa Okto itu juga mengingatkan pentingnya prinsip otonomi dalam organisasi olahraga nasional. Ia menyatakan bahwa NOC Indonesia tidak akan mencampuri urusan internal federasi olahraga mana pun.
"Cabor harus independen dan otonom. Bahkan NOC Indonesia tidak boleh ikut campur karena tiap cabor memiliki statuta masing-masing," kata Okto menjelaskan.
Langkah pengesahan ini juga dilandasi urgensi partisipasi beberapa cabang dalam ajang multievent. Tinju dan tenis meja misalnya, dijadwalkan tampil di SEA Games 2025 sehingga kejelasan status federasi menjadi krusial untuk memastikan keabsahan atlet yang akan berlaga.
Sementara itu, cabang olahraga (cabor) Piring Terbang dan Tarik Tambang akan dipertandingkan sebagai cabang demonstrasi di SEA Games mendatang.
Sedangkan cabor Balap Unta dipersiapkan untuk Asian Youth Games (AYG) dan Islamic Solidarity Games (ISG) 2025. Adapun Lacrosse menjadi salah satu cabang yang akan dipertandingkan di Olimpiade Los Angeles 2028, sehingga pembinaan sejak dini menjadi keharusan.
Lebih lanjut, Okto memastikan bahwa seluruh cabang tersebut telah mengantongi afiliasi resmi dari federasi internasional masing-masing dan telah diakui oleh IOC.
"PERBATI sudah diakui oleh World Boxing, IPL telah menjadi anggota International Table Tennis Federation (ITTF), dan PPPTI, POTTI, serta POUI juga telah memiliki afiliasi resmi secara internasional," jelas Raja Sapta.
Selain itu Raja Sapta juga menekankan pentingnya good governance dan kepatuhan terhadap Piagam Olimpiade sebagai fondasi tata kelola olahraga nasional.
Profesionalisme manajemen organisasi disebut sebagai salah satu dari enam faktor utama yang akan menopang keberhasilan prestasi olahraga Indonesia secara berkelanjutan.
"Kami tidak akan turut campur jika ada konflik internal dalam federasi. Prinsip otonomi adalah pondasi utama dalam sistem keolahragaan dunia," tutupnya.
Dengan penambahan ini, NOC Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem olahraga nasional yang selaras dengan standar internasional, demi meningkatkan daya saing Indonesia di panggung olahraga dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









