Turnamen Catur Aktivis dan Non Master Meriahkan HUT DNIKS ke-58, Ini Pesan Gus Choi

AKURAT.CO — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-58 Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) serta menyambut Hari Catur Internasional, DNIKS bekerjasama Komunitas Pecinta Catur Indonesia (KPCI) menyelenggarakan Turnamen Catur Aktivis dan Non Master bertempat di Aula DNIKS, Jakarta, pada Minggu (20/7/2025).
Turnamen ini diikuti oleh 64 peserta yang terdiri dari dua kategori, yaitu 30 aktivis sosial dan 34 pecatur non master dari berbagai kalangan.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Umum DNIKS, Dr. H. A. Effendy Choirie M. Ag, MH atau yang akrab dipanggil Gus Choi. Dalam sambutannya, Gus Choi menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh peserta yang telah berpartisipasi memeriahkan peringatan HUT DNIKS.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta yang telah hadir dan ikut meramaikan turnamen ini. Semoga kegiatan ini terus menjadi wadah silaturahmi, pembinaan, dan semangat kebersamaan bagi kita semua,” ujar Gus Choi.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan antaraktivis dan masyarakat pecinta catur.
Melalui kegiatan ini, DNIKS menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang-ruang positif yang mendukung pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
"Semoga tahun depan kita bisa mengadakan turnamen catur ini lagi di DNIKS," ujar Gus Choi.
Seentara itu Presiden KPCI M. Hatta Taliwang mengatakan, turnamen catur antar Aktivis dan Non Master ini telah menjadi agenda tahunan sejak 10 tahun lalu dalam rangka memperingati Hari Catur Internasional.
"Sejak pertama kali digelar sepuluh tahun lalu, turnamen ini sebagai bagian dari upaya KPCI dalam mendorong semangat sportivitas, kebersamaan, dan partisipasi sosial melalui olahraga catur," ujar pria yang akrab dipanggil MHT ini.
MHT mengucapkan terimakasih kepada DNIKS yang telah bersedia mendukung acara turnamen catur tersebut.
"Terimakasih kepada Gus Choi dan pimpinan DNIKS lainnya yang telah mensupport secara penuh turnamen catur untuk Aktivis dan Non Master ini. Semoga DNIKS terus mendukung perkembangan catur di Indonesia," tandasnya.
Setelah menjalani 5 babak pertandingan, dari kategori Aktivis keluar sebagai Juara 1 Syafti Hidayat, disusul M. Hatta Taliwang dan Gde Siriana. Sementara di kelompok Non Master Juara 1 diraih Billy Sunaryo. Juara 2 Edward Napitupulu, disusul Panji.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





